Header Ads

Tiap Jum'at ASN Harus Pakai Sarung Batik


KAJEN - Peraturan baru! ASN di lingkungan Pemerintah kabupaten Pekalongan tiap jum'at wajib mengenakan baju koko dan sarung batik serta berpeci untuk pria dan untuk wanita mengenakan kemeja putih /kebaya putih dan rok hitam/kain batik.

Sekertaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mukaromah Syakoer ditemui kemarin (09/01/2020) mengatakan, tujuan pemakaian sarung batik bagi ASN ini, sebagai upaya melestarikan kerajinan batik dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Pemakaian sarung batik ini sama persis kayak Kota Pekalongan. Tapi yang paling penting yaitu untuk nguri-nguri budaya,pemakaian sarung batik ini mulai diterapkan pada besok (hari ini),"ungkapnya.


Menurutnya,peraturan tersebut melalui surat edaran pada kamis sore sehingga pihaknya memaklumi apabila ada ASN yang belum mengenakan seragam baru tersebut pada jum'at ini.

Sementara itu Bupati Pekalongan,KH.Asip Kholbihi ditemui sebelum pengajian rutin setiap hari Jumat Kliwon, (10/01/2020) di aula setda kabupaten Pekalongan menuturkan,bahwa penggunaan seragam baru tersebut lantaran Kabupaten Pekalongan memang sebagai daerah penghasil batik.

"Penggunaan  busana Baju koko, sarung batik khas pekalongan dan berpeci. Ini serius tapi santai.  Maknanya apa? Karena budaya pesisiran dan batik menjadi trendmark kab Pek dan Memang menjadi daerah penghasil batik terbesar di Indonesia bahkan di dunia,"tuturnya.

Dikatakan,dengan seragam ini untuk memanfaatkan local wisdom tata berpakaian pada umumnya masyarakat serta dalam rangka lebih menggairahkan pasar sarung batik dan koko yang banyak produksi di Kabupaten Pekalongan.

"Saya berharap kalau kita mengenakan sarung batik dan  baju koko maka kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat,"tandasnya.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.