Header Ads

Sungai Dan Sumur Tercemar Limbah Pencucian Jeans, Warga Coprayan Unjuk Rasa

Pekalongan – Ratusan warga melakukan aksi unjuk rasa di Balai desa Sapugarut Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Senin (2/2/2019). 

Mereka adalah warga desa Coprayan yang merasa sungai di desanya tercemar akibat limbah cucian Jeans yang ada di Desa Sapugarut.

Dengan adanya kejadian ini Serda Umar Zaeni Babinsa dari Koramil 09/Buaran dan aparat dari Kepolisian ikut turun ke lapangan dalam membantu mengamankan dan mengawal jalannya aksi unjuk rasa warga.

Dijelaskan bahwa salah satu tugas dan peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) adalah membina, melindungi dan mengayomi warga desa binaanya. Umar Zaeni mengatakan, aksi unjuk rasa dipicu karena adanya pencemaran air sungai yang mengalir ke desa Coprayan yang disebabkan limbah cucian jeans dari para pengusaha yang ada di Desa Sapugarut, akibatnya air resapan sumur warga  desa Coprayan menjadi ikut tercemar limbah tersebut sehingga membuat warga menjadi resah.

“ Kami sebagai aparat Komando Kewilayahan bersama Kepolisian akan selalu siap dan sigap dalam menangani setiap permasalahan seperti aksi unjuk rasa kali ini, atau aksi – aksi lainnya, karena tentunya sudah menjadi kewajiban kami untuk senantiasa menjaga setiap kegiatan, agar dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar ”, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Serda Umar Zaeni berpesan kepada para pengunjuk rasa agar dalam menyampaikan aspirasinya dengan tertib, lancar, aman dan tidak berbuat provokatif sehingga dapat memicu aksi anarkis.

“Kami dari TNI dan Kepolisian berpesan kepada para pengunjuk rasa agar penyampaian aspirasinya dengan tertib, aman dan jangan berbuat aksi provokatif sehingga akan memicu aksi anarkisme”, pungkasnya.

Aksi unjuk rasa berakhir dengan damai dan terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak, yaitu pengusaha jens dengan warga Desa Coprayan. Pengusaha Jeans menyanggupi untuk tidak mengalirkan limbah lagi kesungai dan membuat pengelolaan limbah dengan IPAL, serta yang belum ber izin akan mengurus ijin usahanya.
Diberdayakan oleh Blogger.