Header Ads

Pencapaian Iuran BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Pekalongan Lampaui Target


KAJEN - BPJS Ketenagakerjaan  yang kini berubah nama menjadi BPjamsostek di Kantor cabang Pekalongan, dari sisi pencapaian iuran telah melampaui target sebanyak 108 persen.Tercatat hingga 19 Desember 2019 telah terealisasi sebanyak Rp 146,309 miliar,dari target sebesar Rp 137,956 miliar.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Pekalongan,Muslih Hikmat dalam Pers Gathering BPJAMSOSTEK Kanotor Cabang Pekalongan di Lolong Adventure,Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan,Kamis (19/12/2019).

"Target iuran pertahun di Pekalongan,Batang dan Pemalang sebanyak 137,956 miliar,dan terealisasi sebanyak 146,309 miliar,dengan prosentase target iuran sudah 108%."ungkapnya.

Kemudian,untuk jumlah peserta Bukan Penerima Upah (BPU) hingga 19 Desember 2019 yang terdaftar 15.605 orang. Atau 69,98 persen dari target sebanyak 22.300 orang. Untuk mendongkrak kepesertaan sektor BPU, pihaknya menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan komunitas-komunitas. 


"Untuk tenaga kerja aktif penerima upah tahun ini  kami menargetkan sebanyak 97.991 pekerja. Sampai hari ini, realisasinya 92.095 pekerja. Atau 93,98 persen,”ujarnya.

Tenaga kerja aktif tersebut tersebar di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Batang.

“Perusahaan besar dan menengah sudah terdaftar. Sekarang kami fokus pada usaha kecil dan mikro,”terangnya.

Menurutnya,potensi pekerja sektor informal di wilayah kerja BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Pekalongan sangat besar. Ia mencontohkan, di Kota Pekalongan saja, jumlah home industry batik sekitar 5.000 unit usaha. 

Jika setiap home industri ada dua pekerja, berarti ada potensi 10.000 pekerja sektor informal yang belum terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK. Padahal, lanjut dia, program BPJAMSOSTEK sangat besar manfaatnya.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan, peserta hanya membayar Rp 16.800. Tapi manfaatnya mencapai Rp 42 juta,” imbuhnya.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.