Header Ads

Penguatan Karakter Guru Di Kota Santri Jadi Salah Satu Perhatian Charoen Pokpan


KAJEN – Chaeron Pokphan Foundation Indonesia menyelenggarakan acara ‘Bakti Pada Guru’ yang diikuti oleh ratusan guru dari SD hingga SMP,di pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan,Senin (04/11/2019).


Dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut, Chaeron Pokphan menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang,dimana para guru akan diajak untuk mengembangkan diri secara IDEAL yaitu Inspiratif,Dedikatif,Empatik,berAkhlak Mulia dan berbudi Luhur.

Dekan Fakultas Psikologi UNDIP Semarang,Dian  Ratna sawitri mengungkapkan,bahwa diprediksi  pada tahun 2030 Indonesia  masuk 5 besar ekonomi terbesar di dunia lantaran memiliki Bonus Demografi  yaitu dimana penduduk usia produktif lebih banyak dari pada penduduk usia tidak produktif.

“Pada saat itu jumlah kelompok usia produktif umur 15-64 tahun  jauh melebihi kelompok usia tidak produktif (anak-anak usia 14 tahun ke bawah dan orang tua berusia 65 ke atas). “ungkapnya.

Sehingga menurutnya,Pelatihan ini sangat penting karena setelah bonus demografi,generasi penerus yang jumlahnya sedikit harus dipersiapkan sebaik mungkin.

“Jadi anak-anak ini perlu didik dengan ideal,peran ibu bapak guru untuk mendidik ini berkontribusi  untuk menyiapkan generasi  produktif setelah bonus demografi ,karena setelah tahun 2030 indonesia akan menjadi bangsa yang menua,sehingga mereka harus disiapkan dari sekarang atau tidak sama sekali,”ujarnya.

Sementara itu Andi Magdalena Siadari Sekjen Pokphand Foundation Indonesia mengungkapkan bahwa Charoen Pokphan sangat peduli dengan pendidikan.

“Ini merupakan kewajiban bersama,focus kami salah satunya pendidikan.Dari tingkat pendidikan yang paling rendah sampai yang paling tinggi kami  selalu kontribusi.Jadi dua tahun kebelakang ini kami focus untuk para guru yaitu memberikan pendidikan penguatan karakter,”tuturnya.

Pihaknya berharap,Para Guru yang yang datang bisa getok tular alias bisa menularkan ilmu yang didapat kepada guru-guru yang lain,agar kedepan bisa membangkitkan semangat para guru untuk menjadi suri tauladan murid-muridnya dari kecil sampai tua.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.