Header Ads

Pelaku Penganiayaan Di Amankan Tim Resmob Polres Pekalongan

Ditegur karena Tak Sopan, Pemuda di Pekalongan Ini Balik Balas Bacok 2 Pria di Kos-kosanKAJEN - Tim Resmob Polres Pekalongan berhasil menangkap pelaku kasus penganiayaan di Kos Martin Desa Kedungkebo Kecamatan Karangdadap. pelaku bernama Agung Firmansyah alias Zholek (22) warga Kelurahan Medono Rt. 06 Rw. 09 Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan.

Informasi yang di peroleh, peristiwa itu berawal pada hari minggu 29/09/2019 saat dua pemuda datang ke Kos Martin Desa Kedungkebo Kecamatan Karangdadap sekira pukul 22:00. tamu tak diundang tersebut adalah pelaku dan temannya yaitu Putri (18) warga Pemalang. Tanpa permisi kedua pemuda tersebut membuka pintu kos dan melihat beberapa kamar kos. 

Saat berada di kos, kedua pemuda tersebut sempat bertemu dengan Eko alias kodok (25) warga Kajen. bahkan salah satu penghuni kos, Rizki, sempat menegur kedua pemuda yang dinilai tidak mempunyai sopan santun tersebut. "Cari siapa mas?" tanya rizki yang dijawab oleh teman pelaku yaitu putri.

Karena Perilaku tak sopan itu, pelaku ditegur juga oleh pesek. pelaku dan pesek sempat cek cok karena teguran tersebut. pertikaian itupun dilerai oleh M Idnin alias Arodi (22). karena dilerai keributanpun tak berlanjut, meski demikian pelaku ternyata masih tak terima. ternyata pelaku membawa pisau dan dikeluarkan dari selipan celana yang dipakainya. melihat pelaku membawa pisau M Idnin berteriak meminta tolong dan lari ke Kos an Arjun (21). mengetahui hal itu Arjun dan penghuni kos lainnya keluar dari kamar. Melihat penghuni Kos keluar semua, kedua pelaku kabur meninggalkan sepeda motornya. 

Selanjutnya pada hari Senin tanggal 30 September 2019 sekira pukul 00.30 Wib datang dua orang yang berbeda untuk mengambil sepeda motor milik (T) yang tertinggal di kos-kosan, dan karena sepeda motor sudah diambil merasa sudah selesai permasalahan (K) berikut (S) pun istirahat kembali.

Sekira pukul 01.30 Wib kemudian datang lagi (T) berjumlah 2 (dua) orang yang pertama kali datang bersama dengan kurang lebih 13 (tiga belas) orang temannya yang tidak dikenal yang saat datang pertama kali sempat di temui oleh (S3) bersama dengan (S4) dan saat itu pun karena terlihat emosi (S3) memanggil (S1) dan saat itu (S1) memanggil (P) dan (S2) dan langsung (T) yang berjumlah kurang lebih 8 (delapan) orang yang dua diantaranya datang pertama kali langsung melakukan pemukulan awalnya kepada (S1) ke arah wajah dan kepala belakang sebanyak 3 (tiga) kali, selanjutnya pelaku menghampiri (P) dan langsung memukuli (P) dan selanjutnya (S2) juga mengalami pemukulan yang sama, mengalami kekerasan kemudian (P,S1, dan S3) berlari meninggalkan kos yang sempat juga melihat ada salah satu orang yang membawa parang, dan kemudian (K) menuju ke rumah (S5) dan selanjutnya karena (S5) melihat ada luka di kepala yang dialami oleh masing-masing (K) dan mengeluarkan banyak darah kemudian (K) membawanya ke Puskesmas Karangdadap untuk mendapatkan perawatan.

Selesai menjalani perawatan kemudian (P) bersama dengan (S1) dan (S2) melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut ke Polsek Karangdadap guna proses lebih lanjut.

Pada hari selasa tanggal 1 oktober 2019 sekitar pkl 03.00 wib tim resmob polres pekalongan melakukan penyelidikan dan sekitar pkl 10.00 wib mendapatkan informasi bahwa diduga pelaku berada didalam rumah alamat Kelurahan Medono rt 06 rw 09 kec. Pekalongan Barat kota Pekalongan ,kemudian dilakukan penangkapan dan tim berhasil mengamankan barang bukti atau alat yang dipergunakan untuk melakukan pengroyokan yaitu sajam. (RH-NK)

Diberdayakan oleh Blogger.