Header Ads

Bunuh Kumalasaroh Karena Ekonomi,Tersangka Terancam Hukuman Mati,


KAJEN - Kasus pembunuhan wanita didalam karung yang sempat menggegerkan warga Desa Blimbing Wuluh Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan akhirnya terungkap.Motif Tersangka menghabisi nyawa Korban adalah mengambil perhiasan milik Korban untuk memperbaiki sepeda motor.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Pekalongan,AKBP Aries Tri Yunarko dalam ekspose kasus tersebut di halaman mapolres Pekalongan,Jum'at pagi (18/10/2019).

"Jadi motif pembunuhannya,Tersangka ini mau memperbaiki sepeda motor tapi tidak memiliki uang,karena sebelumnya tersangka sudah berhubungan dengan korban dan melihat korban memakai cincin,gelang dan kalung,sehingga Tersangka berniat menghabisi Korban,"ungkapnya.

Setelah Tersangka menghabisi Korban,Tersangka langsung menjual cincin milik Korban dan laku Rp 270ribu,selanjutnya digunakan untuk memperbaiki motor Rp 70ribu,Rp 200ribu untuk keperluan sehari-hari dan sisa Rp 14ribu .Sedangkan Kalung dan Gelang milik korban ternyata imitasi sehingga tidak bisa dijual.

Diceritakan sebelumnya,bahwa Korban ditemukan pada Rabu (16/10/2019) dalam keadaan terbungkus karung di sebuah kebun di Desa Blimbing Wuluh Kecamatan Siwalan.

"Jadi Korban pertamakali ditemukan didalam karung pupuk disebuah kebun di Desa Blimbing Wuluh Kecamatan Siwalan dengan kondisi mulut dilakban dan tangan terikat.Saat itu Korban mengenakan kaos warna hijau bertuliskan SD 02 Depok Kecamatan Siwalan,"ucapnya.

Kemudian korban dibawa ke rumah sakit untuk di autopsi sambil pihaknya menghubungi Kepala Desa Depok Kecamatan Siwalan.

"Ternyata menurut Kepala Desanya benar itu warganya yang bernama Kumalasaroh (25) yang bekerja sebagai pemetik bunga melati,"katanya.

Dikatakan,dari hasil penyelidikan diketahui bahwa sebelum ditemukan meninggal Korban dekat dengan seorang pria yaitu Jumari (30)warga Desa Yosorejo Kecamatan Siwalan.

"Pada hari H,rabu (16/10/2019) sebelum Korban pergi,berpamitan kepada ibunya bahwa Korban akan bertamu kerumah Jumari,namun sampai siang Korban tak kunjung pulang sehingga ibunya menemui Jumari kerumahnya dan menanyakan dimana anaknya namun Jumari mengaku tidak tau,nah saat ibu Korban menemui Jumari,si jumari sedang membersihkan sepeda motornya,"tuturnya.

Tersangka ditangkap di daerah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal.Kini Tersangka dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Sementara itu Tersangka Jumari (30) mengaku terpaksa membunuh Kumalasaroh (25) karena ekonomi yaitu butuh uang untuk service motor.

"Pertama saya berteman terus aku ajak kerumah dan aku ajak main terakhir hari rabu kemarin dua kali,kita saling mau.Saya butuh uang untuk servis motor.Pertama (Korban) saya lakban terus saya cekik pakai benang kain,lalu saya masukin ke kolong tempat tidur dan masukin ke karung biar tidak ketahuan orang,"katanya.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.