Header Ads

Warga Pegaden Tengah Mengadu Ke Polres Pekalongan


KAJEN - Puluhan warga Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan mendatangi Polres Pekalongan terkait kasus pencemaran sungai oleh pengusaha jeans,Senin (23/09/2019).

Salah seorang warga,Zamrudin mengungkapkan,bahwa warga ingin mengadukan terkait pencemaran sungai oleh pengusaha jeans,apabila ada unsur tindak pidana.

"Hari ini kita melakukan pengaduan dan tadi sudah dimintai keterangan.Kita ingin tau ada tindak pidana atau tidak,sudah memiliki izin atau belum,limbahnya sudah standar IPAL belum,intinya tentang pencemaran lingkungan,"ungkapnya.

Menurutnya,meskipun warga sudah sempat menutup jalur pembuangan limbah milik pengusaha,namun pengusaha tetap membuang limbah dijalur tersebut sehingga air tetap mengalir ke suangai.

"Walaupun kemarin sudah ditutup tapi ada pengusaha yang tetap membuang limbah ke sungai sehingga tetap luberlah airnya,ada yang dibuka juga tutupnya (saluran pembuangan limbah),"ujarnya.

Disebutkan,selain mencemari lingkungan para pengusaha jeans wash juga tidak memiliki surat Izin,bahkan ketika disurati oleh Kelurahan untuk menunjukan surat Izin tidak satupun pengusaha yang menujukan surat izin,baik surat izin usaha maupun surat izin lingkungan.

"Warga inginnya kalau ada tindak pidana agar bisa ditangani dengan cepat,sungai bisa bersih seperti semula dan kalau belum punya IPAL ya jangan buang limbah ke sungai,"pesannya.

Sementara itu Kanit II Tipiter Satreskrim Polres Pekalongan,Bambang  Sutrisno menuturkan bahwa
pihaknya akan menindaklanjuti aduan masyarakat tersebut dan akan mendatangi lokasi.

"Kita akan cek ke lokasi barangkali ada sumur warga disekitar lokasi yang ikut tercemar,"ujarnya.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.