Header Ads

Warga Kota Santri Miliki Kesadaran Yang Baik


KAJEN - Pemerintah RI menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang selama tiga hari berturut-turut,sebagai tanda berkabung atas wafatnya Presiden Indonesia ke 3 BJ Habibie pada Rabu sore kemarin (11/09/2019).

Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Pekalongan,Haryanto Nugroho ketika ditemui Radio KFM,Kamis (12/09/2019) menuturkan,bahwa sebagian besar warga Kabupaten Pekalongan memiliki kesadaran yang baik untuk mau memasang bendera setengah tiang.

"Sebagian besar saya yakin kesadaran warga sudah cukup bagus,meskipun ada juga belum sempat atau terlewat,ada juga karena sisa 17an sehingga masih satu tiang penuh belum diturunkan,"ungkapnya.

Menurutnya,pemasangan bendera setengah tiang merupakan bentuk kepedulian masing-masing.Apalagi Jaman semakin maju sehingga warga mudah dan cepat menerima informasi.

"Jaman dulu,para pamong desa mengumumkan di masjid ditambah mereka keliling ke warga.Tapi karena sekarang dianggap sudah ada teknologi yang canggih,melalui medsos dan media lain sehingga  saya anggap action-action seperti itu sudah kurang,karena mereka menganggap warga pasti sudah mendapatkan informasi,"tuturnya.

Ditambahkan,sesuai pedoman UU Nomor 24 tahun 2009,ketika ada Presiden,Wakil Presiden dan mantan Presiden serta Wakil Presiden Meninggal,maka secara otomasis disebut hari berkabung Nasional,sehingga warga baik didalam maupun diluar Negeri diinstruksikan untuk memasang bendera setengah tiang selama tiga hari berturut-turut.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.