Header Ads

Sebanyak 1.800 Seniman Tampil Dalam PRK 2019


KAJEN -  Pekan Raya kajen (PRK) 2019 memiliki beberapa zona,salah satunya adalah zona BRIZZI.Hal itu diungkapkan oleh Satria Yanuar Akbar,selaku Festival Direktur PRK 2019,kemarin (08/09/2019).

"Disini ada dua zona (berdasarkan pembayaran) ,yang pertama  zona berbayar menggunakan BRIZZI (Transaksi elektronik dari BRI),yang kedua Zona pasar rakyat yaitu teman-teman pedagang kaki lima atau zona cash/non BRIZZI,"ungkapnya.

Dikatakan,pada PRK 2019 ini juga terdapat zona seni di sepanjang Jalan Mandurorejo (area Alun-alun) dimana akan ada seniman tradisi yang akan tampil setiap harinya,dengan total 1.800 seniman.

"Kita menghadirkan ruang bagi semua untuk berkolaborasi dan berekspresi,"ujarnya.

Pada acara tersebut Satria juga mengungkapkan sangat senang karena bisa bertemu dengan Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan,Candra Saputra.

"Saya bertemu dengan candra saputra saat pameran diequador,"tandas Satria.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan,Candra Saputra mengaku banyak ditolong Satria saat membawa UMKM dan budayawan Kabupaten Pekalongan ke Pameran di Equador tanpa EO.

"Waktu pameran di Equador saya membawa UMKM dan budayawan dari pekalongan tanpa EO,namun saya dibimbing oleh mas satria ini,yang kebetulan waktu itu mewakili Pemkot bandung,Alhamdulillah dagangan kita laris sampai habis,bahkan sekarang ada salah satu pembantik kita yang masih mengekspor atau mendapat orderan dari Equador,"terang Candra.

Candra juga sangat mengapresiasi konsep PRK 2019 ini yang cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,karena ada sekitar 1.800an seniman Kabupaten Pekalongan yang terlibat.

"Untuk uang elektronik BRIZZI mungkin masyarakat banyak yang belum tau karena ini baru pertama kali,namun kita harus mengedukasi masyarakat karena teknologi semakin maju,dan uang elektronik ini adalah bagian dari pengembangan teknologi"tuturnya.

Pihaknya berharap untuk kuliner Kabupaten Pekalongan seperti pindang tetel,tauto,megono semakin dikenal atau kalau bisa go nasional bahkan internasional melalui PRK ini dan tentu juga melalui bantuan media.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.