Header Ads

Rumah Type 36 Jadi Magnet Dalam Mlaku-Mlaku Bareng Bupati Dan Wakil Bupati



KAJENSebanyak 40.000 peserta yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan dan juga dari Kabupaten/Kota tetangga mengikuti jalan sehat dengan tema 'Mlaku-Mlaku Bareng Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan' di Alun-alun Kajen,pada Minggu pagi (22/09/2019).
                                  
Sudarmanto (36) warga Desa Tegalontar Kecamatan Sragi,menjadi orang yang paling beruntung pagi itu,lantaran mendapatkan hadiah utama berupa rumah type 36.Sementara untuk hadiah Umroh, masing-masing M. Bagus Santoso, warga Desa Sastrodirjan Kecamatan Wonopringgo (dari panitia) dan Sri sutinah asal Dukuh Blendung Desa Purworejo Kecamtan Sragi (hadiah tambahan dari Bupati).

Usai melepas peserta Mlaku-Mlaku, Bupati KH. Asip Kholbihi menyampaikan bahwa untuk hadiah utama 1 unit rumah type 36 berada di salah satu komplek perumahan di Kecamatan Wonopringgo. 

“Rumahnya sudah lengkap, sudah bersertipikat, sehingga pemenang tinggal masuk,” katanya.

Dikatakan,antusiasme masyarakat mengikuti jalan sehat pagi hari ini, salah satunya karena hadiahnya rumah. Ke depan, pihaknya akan menggandeng berbagai pihak agar seluruh warga Kabupaten Pekalongan bisa mendapatkan rumah tinggal yang layak.

“Tujuan utama penyelenggaraan kegiatan Mlaku-Mlaku adalah bagaimana Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-397 itu dirayakan secara bersama-sama antara Pemerintah dengan masyarakat.Maka dari itu, khusus untuk hadiah utama, apabila ada pejabat eselon III dan II ASN Pemkab Pekalongan yang mendapatkannya, maka saya perintahkan harus dikembalikan dan dikocok ulang hadiahnya. Hal ini dikandung maksud agar hadiah utamanya berupa rumah dan umroh diperuntukan bagi masyarakat,” tutur Bupati.

Bupati mengungkapkan alasan kenapa hadiah utamanya sebuah rumah. Menurut Bupati, hal tersebut dikarenakan kebutuhan akan rumah bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan masih harus pikirkan secara serius.

“Pemkab memiliki berbagai program afirmasi untuk kebutuhan rumah di Kabupaten Pekalongan, seperti program pembangunan baru (PB) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kita bantu satu rumah Rp 35 juta dan sudah berjalan di 6 Kecamatan, 1 desa 15 orang. Ini bentuknya cluster,” ujar Bupati.

Bantuan rumah itu, kata Bupati, bagi warga miskin yakni para menantu yang ikut mertua, tetapi belum memiliki lahan. Diharapkan tahun depan program dari Kementerian PUPR tersebut masih berlanjut.

“Untuk program dari PUPR ini kami sudah bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) agar warga masyarakat yang membutuhkan lahan bisa mendapatkan kredit lunak dengan bunga rendah untuk membeli lahan sebesar 100 meter dengan pagu kredit sebesar Rp 40 juta,” katanya.

Mengenai jumlah Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) di Kabupaten Pekalongan. Dijelaskan Bupati, hingga saat ini RTLH menurut database tinggal 13ribuan. 

Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti beserta suami H. Amat Antono, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP.,MMS beserta istri, Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH beserta beberapa anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, dan para Kepala OPD Kabupaten Pekalongan.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.