Header Ads

Dua Rumah Roboh Akibat Angin Kencang


Sungguh tak pernah terpikirkan dalam benak Siswanto (40) dan Khikmah (52),keduanya warga Desa Ambokembang GG 3 Rt 21 Rw 10,rumah yang menjadi tempat berteduh bersama keluarganya,tiba-tiba roboh hingga tak dapat ditempati lagi,Selasa (10/09/2019).

Rumah Siswanto (40) dan Khikmah (52) memang persis bersebelahan,sehingga ketika rumah milik Khikmah roboh akibat angin kencang,langsung menimpa rumah Siswanto (40).Beruntung keluarga Siswanto dan keluarga Khikmah tidak tertimpa reruntuhan.

Siswanto (40) ketika ditemui menuturkan,bahwa kejadian bermula pada pukul 12.30 Wib,saat itu ia mendengar suara ledakan yang cukup besar dari samping rumahnya.

"Saat itu, saya baru masuk rumah dan duduk di ruangan tengah. Tiba-tiba terdengar suara ledakan yang begitu besar disamping rumah,tanpa banyak pikir saya langsung lari keluar rumah dan ternyata saat saya lari, tembok rumah saya ambruk,"katanya.

Dikatakan,pada saat kejadian dirumahnya juga ada ibu kandungnya di ruang tamu dan istrinya di dapur,beruntung merekapun selamat dari peristiwa itu.

"Alhamdulillah, semuanya selamat. Istri lari keluar lewat pintu dapur, ibu saya sudah lari duluan dan saya terakhir. Saya hanya luka ringan di pelipis mata, kaki, dan tangan karena terkena sedikit runtuhan bangunan,"ungkapnya.

Menurutnya,dari pagi hingga siang memang angin bertiup sangat kencang,namun saat kejadian angin tidak terlalu kencang.Ia berharap pemerintah membantu untuk membangunkan rumahnya lagi.

"Sementara saya dan keluarga tinggal dirumah saudara,karena kerusakan rumah 90 Persen.Kemarin, BPBD Kabupaten Pekalongan sudah datang kerumah untuk memberi  bantuan sembako,air minum dan perlengkapan,"ujarnya.

Adapun kerugian ditaksir untuk rumah Siswanto sekitar Rp. 25 Juta dan untuk rumah Khikmah kerugian ditaksir mencapai Rp.50 Juta.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.