Header Ads

Desa Wonopringo Diresmikan Jadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan Tingkat Nasional


KAJEN - Desa Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo terpilih sebagai Desa Sadar BPJS ketenagakerjaan secara Nasional.Hal itu diungkapkan oleh Asisten Deputi Direktur Bidang Pelayanan Wilayah Jateng dan DIY,Wiwik Septi saat peresmian Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan tersebut,Selasa (03/09/2019).

"Kegiatan hari ini adalah pencanangan desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan,untuk memperkenalkan kepada masyarakat betapa pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,"ungkapnya.

Menurutnya,konsep dasar desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan adalah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan masyarakat,pemerintah kota/kabupaten dalam mendorong terwujudnya jaminan sosial.

"Program ini diselenggarakan oleh pemerintah yang didasarkan oleh undang-undang no.24 tahun 2011,"katanya.

Disebutkan,BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 program yaitu program jaminan kecelakaan kerja,jaminan hari tua,jaminan kematian dan jaminan pensiun.

"Dikabupaten Pekalongan cakupan kepersertaannya ada 2.744 perusahaan,sedangkan perlindunagan secara tenaga kerja sebanyak 68.048 orang yang terdaftar di cabang pekalongan,"ujarnya.

Sementara itu,Bupati Pekalongan,KH.Asip Kholbihi diwakili Sekda Kabupaten Pekalongan,Mukaromah Syakoer menuturkan bahwa Jaminan sosial ketenagakerjaan adalah bentuk perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang,sebagai pengganti penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan apabila terjadi kecelakaan kerja,sakit,hari tua dan meninggal dunia.

"Khusus tenaga kerja yang berada di Kabupaten Pekalongan ini,saya minta untuk diikut sertakan dalam jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai dengan undang-undang,"tuturnya.

Pihaknya berharap,kedepan semua desa bisa mencontoh Desa Wonopringgo,mengingat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sangatlah penting.(Ros-Nk)


Diberdayakan oleh Blogger.