Header Ads

Dalam Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2019, Polres Pekalongan Libatkan POM TNI Dan Propam

Kajen - Polres Pekalongan melibatkan personel dari unsur TNI yakni  Polisi Militer (POM) dan Propam dalam pelaksanaan Oprasi Patuh Candi 2019. Hal tersebut dilakukan guna menindak, apabila ada anggota TNI maupun Polri yang diketahui melanggar lalu lintas.  

Operasi Patuh Candi ini  merupakan rangkaian dari upaya kepolisian untuk menindak pelanggar lalu lintas terutama yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. dan semua pelanggaran lalu lintas akan ditindak tanpa perkecualian.

Dalam pelaksanaan tugasnya, personil dari POM TNI dan Propam juga akan menjaring pengendara yang memasang logo instansi pemerintah di kendaraannya, seperti logo di plat nomor polisi, logo instasi atau lembaga negara.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas Iptu Akrom, S.Sos.I mengatakan pihaknya telah memiliki langkah-langkah agar anggota Polri tidak melakukan pelanggaran, yakni dengan melakukan pemeriksaan kelengkapan surat baik surat perorangan maupun surat-surat kendaraan.

"Kita sudah menertertibkan di lingkungan kita sebelum melakukan operasi lalu lintas di luar,  ini merupakan langkah awal untuk menegakkan aturan di internal kita sendiri, sehingga personil Polri diharapkan bisa memberikan contoh yang baik pada masyarakat,” ucapnya.

Operasi Patuh dilaksanakan selama 14 hari, dimulai sejak 29 Agustus  hingga 11 September 2019. 
Dan diharapkan masyarakat membantu jalannya Operasi Patuh ini agar disiplin berlalu lintas dan mematuhi rambu-rambu di jalan, sehingga nantinya bisa tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. (RH)



Diberdayakan oleh Blogger.