Header Ads

Berdalih Belum Bisa Olah Limbah Jeans,Pengusaha Cemari Sungai


KAJEN - Setelah didemo ratusan warga yang geram lantaran sungai tercemar limbah jeans wash sehingga sungai menjadi keruh dan mengeluarkan bau yang tidak sedap,Endah Kusumanigtiyas (27) pengelola citra arino laundry,warga Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, mengakui bahwa limbah jeans yang ia kelola dibuang ke sungai,Kamis (19/08/2019).

"Saya sebagai pengusaha tidak apa-apa (didemo),kemarin sudah ada pertemuan warga dengan pengusaha yang diinisiasi oleh pemerintah desa dengan hasil kesepakatannya bahwa pengusaha tidak boleh membuang hasil limbah ke sungai,"ungkapnya.

Disebutkan,pabriknya mempunyai banyak bak limbah, namun ia belum tahu caranya menyaring limbah.Ia berjanji apabila sudah mengetaui caran menyaring limbah jeans maka akan dilakukan.

"Memang selama ini saya belum tahu caranya menyaring limbah dan belum ada juga sosialisasi dari pemerintah. Kalau sudah tahu caranya saya akan menyaring limbah-limbah jeans sebelum dibuang ke sungai,"ujarnya.

Nantinya pihaknya akan meminta bantuan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) mengenai limbah jeans yang ia kelola.

"Dinas Perkim dan LH mempunyai mobil limbah. Kita diminta untuk manfaatkan mobil ini untuk membuang limbahnya dan kalau tidak salah hanya bayar Rp 100 ribu pertangkinya,"tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pegaden Tengah Khaeriyah menuturkann  kejadian ini sudah terjadi sekitar 25 tahun. Namun, belum juga ada solusi,sehingga warga melakukan demo untuk menuntur pengusaha agat tidak membuang limbah jeans wash ke sungai.

"Dulu sudah pernah aksi seperti ini, tapi tidak digagas sama pengusaha. Di Desa Pegaden Tengah ada enam pabrik pengolahan jeans wash dan semua limbahnya dibuang ke sungai," tuturnya.

Menurutnya,selain pengusaha jeans wash banyak yang belum mempunyai IPAL dan hanya mempunyai bak penampungan limbahnya saja,Mereka juga belum memiliki  surat ijin usaha dan surat ijin lingkungan.(Ros-Nk)


Diberdayakan oleh Blogger.