Header Ads

Relokasi Lapas II A Masuk Tahap Penandatanganan MoU


Penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan Kantor wilayah Kemenhumkan Jawa Tengah tentang relokasi lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A di Kabupaten dilaksanakan disela sela acara  peresmian Lapas Super Maksimum Security Kelas II A Karanganyar Nusakambangan,Kamis (22/08/2019).

Penandatanganan perjanjian tersebut disaksikan langsung oleh Menkumham RI Prof. Yasonna H. Laoly dan instansi terkait.

Ketua DPRD Hj Hindun menuturkan,pihaknya diundang oleh Kementrian Hukum dan Ham, dalam rangka peresmian lapas II karanganyar, sekaligus untuk MOU terhadap hibah tanah yang di sampaikan dari Pemkab Pekalongan pada MenKumHam. 

"Nantinya, tanah yang dihibahkan tersebut akan dibangun lapas di Kabupaten Pekalongan,Lapas ini ditempatkan di desa Kalijoyo seluas 10 hektar, mudah-mudahan oleh  MenKumHam segera dibangun, dan tentunya dengan dibangunnya lapas tersebut banyak memberikan masukan dan pertumbuhan ekonomi karna masyarakat disekitarnya bisa tumbuh ekonomi secara luas."

Dikatakan,selama ini banyak narapidana asal Kabupaten Pekalongan berada di lapas Pekalongan,karena Kabupaten Pekalongan belum memiliki Lapas.

"Kita dari DPRD mendukung penuh rencana pembangunan Lapas dikajen ini,"tandasnya

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Ali Riza, Msi yang pada kesempatan tersebut yang mewakili Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa perjanjian kerjasama ini adalah bagian dari proses  hingga pembangunan LP di Kabupaten Pekalongan Terwujud. 

"Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah mendukung proses relokasi dari Kota Pekalongan ke Kabupaten pekalongan. Dukungan tersebut dalam bentuk hibah tanah di desa Kalijoyo Kecamatan Kajen,"

Menurutnya,saat ini masih proses pengadaan tanahnya,dan dilakukan MOU. Setelah pengadaan tanah selesai, diserahkan ke Kementrian Hukum dan Ham. Kemudian sepenuhnya proses kontruksi akan dilakukan oleh Kementrian Hukum dan Ham. (Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.