Header Ads

Kondisi Pelajar SMA N 1 Bojong Asal Papua Baik Dan Aman


KAJEN - Kepala SMA N 1 Bojong ,Bambang Wirudi memastikan kondisi siswa-siswi SMA N 1 Bojong asal Papua dalam kondisi baik dan aman,Selasa (20/08/2019).

"Anak-anak kondisinya baik dan sehat,dan saya jarang menerima keluhan dari mereka,padahal saya sudah sampaikan pada mereka kalau ada keluhan silahkan disampaikan kepada saya,tapi alhamdulillah mereka tidak ada keluhan,"ungkapnya.

Dikatakan,ada 10 anak asal Papua yang mengikuti Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan bersekolah di SMA N 1 Bojong terdiri dari kelas XI  dua orang,kelas X empat orang dan kelas XII empat orang.Menurutnya,program ADEM merupakan pprogram dari  Kemendikbud untuk pemerataan kualitas pendidikan khususnya bagi anak-anak Papua dan Papua Barat.

"Pergaulan mereka disini baik-baik saja dengan anak sekelasnya atau satu sekolahnya,karena mereka juga aktif di kegiatan ekstrakurikuler di SMA Bojong terutama olahraga atletik dan bela diri,ketika saya supervisi ekstrakurikuler saya lihat mereka sangat akrab dengan teman-teman lokal sini,sepertinya tidak ada masalah,"katanya.

Disebutkan,sejak dua hari ini pihaknya memantau kegiatan mereka meskipun diluar sekolah karena ingin menjamin keselamatan mereka.

"Dua hari ini memang saya memantau kegiatan mereka dimana saja,kemana saja  karena saya ingin menjamin keselamatan mereka,karena mereka dititipkan mereka oleh negara ke SMA N 1 Bojong sehingga saya sebagai Kepala Sekolah harus bertanggungjawab terhadap keamanannya,sehingga saya ajak Polsek,Polres dan Koramil untuk ikut memantau anak-anak ketika berada diluar sekolah,"tandasnya.

Sementara itu Immanuel R Awendu (17) pelajar asal Papua mengatakan sebelumnya memang tidak betah namun lama kelamaan sangat betah tinggal Di Kabupaten Pekalongan.

"Awalnya saya susah beradaptasi apalagi teman-teman disini ngomong pakai bahasa jawa dan saya tidak mengerti,tapi kemudian saya diajarin dan sekarang bisa,makanan kesukaan saya nasi megono dan tempe mendoan,"tuturnya.

Immanuel berharap insiden di Surabaya dan papua jangan dibesar-besarkan ,meskipun awal insiden tersebut ia mengaku khawatir,namun pihak sekolah memastikan keamanannya.

"Selama ini kami pelajar asal Papua dan Jawa di SMA Bojong hidup berdampingan,saling tolong menolong,kami pelajar asal papua mencintai NKRI.Saya juga berpesan kepada orang tua tidak perlu khawatir dengan keadaan disini aman dan nyaman,"pesannya.

Immanuel yang pernah mendapatkan Juara 1 taekwondo tingkat Jawa Tengah ini menambahkan,setelah belajar disini dan sukses akan kembali ke Papua dan berniat membangun masyarakat ditempat kelahirannya.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.