Header Ads

Kades Lomba Masak Berhadiah Outlet Pasar Rindu Sumilir

KAJEN -Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Hari Anak Nasional (HAM), Hari Kesatuan Gerak PKK, dan penutupan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat kabupaten dipusatkan di Lapangan Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa pagi (06/08/2019).

Acara tersebut dimeriahkan dengan Festival Kades Memasak, permainan keluarga bahagia, dan pameran produk dan dihadiri sekitar 2 ribu peserta. Kepala desa (Kades) di Kabupaten Pekalongan juga berikrar untuk menekan angka stunting di Kota Santri.

Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengatakan,bahwa aca ini memilik spirit gotong royong,menurutnya, gotong-royong sebagai salah satu kohesivitas sosial bisa digelorakan terus menerus. 

"Hari ini dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Hari Anak Nasional (HAM), Hari Kesatuan Gerak PKK, dan penutupan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM),pokoknya kita rame-rame dan gotong royong,disini kita melihat tiap desa memiliki menu sarapan khas yang berbeda-beda,semua enak,"ungkapnya.

Dikatakan,untuk Kepala Desa yang menang dalam lomba tersebut akan diberi outlet di Pasar Rindu Sumilir yang merupakan pasar jajanan tradisional.

"Pada seluruh jajaran PKK, saya mengucapkan terima kasih karena sudah berupaya terus menerus menurunkan angka kematian ibu melahirkan, dan mengangkat kasus gizi buruk yang kemarin fenomena gunung es yang tidak terurai. Sekarang kita urai, data kita validasi dan treatment kita lakukan, sehingga secara statistik angka ini semakin berkurang. Kepala desa juga sudah berkomitmen mengurangi angka stunting," ujar Bupati. 

Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Hj. Munafah Asip dalam sambutannya menerangkan bahwa sudah 2 tahun Inovasi Gema Setia dan Gentong Hebat sejak dilaunching 29 Agustus 2017 lalu, kini inovasi tersebut telah banyak membantu pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat serta menurunkan AKI, AKB di Kabupaten Pekalongan.

"Semoga di masa depan, PKK Kabupaten Pekalongan semakin bisa memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan SDM manusia di Kabupaten Pekalongan," ujar Munafah Asip.

Diharapkan TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah mampu menjalani kewajiban untuk secara konsisten tetap mengiringi dan mendukung garis kebijakan program pemerintah.

Sementara itu,Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Dra. Hj. Hindun, MH., sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Hindun menerangkan bahwa kegiatan itu bisa memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa memasak tentunya dengan gizi yang seimbang. Tetapi yang disayangkan yaitu tentang informasi yang disampaikan belum bisa menjelaskan manfaat dari masakan yang disajikan.

"Saya melihat bahwa yang disajikan itu rata-rata mereka belum bisa menerangkan apa yang disajikan, sehingga ini kurang tertata juga dalam pembuatan masakan gizi seimbang," ucap Hindun.

Ditanyai tentang masakan yang sudah dicicipi dan menggugah selera, Hindun tertarik dengan Sup Tahu Bakso Ikan dari Desa Tengengwetan Kecamatan Siwalan. menurutnya itu merupakan kombinasi yang bagus antara sup, tahu, bakso dan ikan. Karena banyak gizi dan omega 3 dari ikan serta ada sayur-sayurannya.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.