Header Ads

Direktur Baru RSUD Kajen Ingin Wujudkan Rumah Sakit Gratis


KAJEN - Tidak ada lagi penolakan pasien dengan alasan pembiayaan maupun kamar penuh di RSUD Kajen.Hal itu diungkapkan oleh DirekturRSUD Kajen yang baru,dr.Amrozi Taufik saat ditemui Radio KFM dalam persiapan Open House,Senin (19/08/2019).

"Semua warga RSUD kajen harus dapat menangani semua pasien dengan baik dan tuntas,tidak ada lagi kendala pembiayaan,kecuali ada yang harus dirujuk karena fasilitas,maka akan kita rujuk,"ungkapnya.

Dikatakan,tema Open House tahun 2019 ini adalah 'RSUD Kajen Berdaya Bersama Umat Menuju Rumah Sakit Gratis Kabupaten Pekalongan' dan dilaksanakan mulai tanggal 19-23 Agustus 2019,pihaknya ingin RSUD Kajen bisa memberikan manfaat bagi semuanya baik bagi masyarakat maupun pegawai.

"Jika ada warga yang terkendala pembiayaan kita akan cari tau apa kendalanya.Misal oh ternyata tidak punya jaminan kesehatan,baik itu mandiri,pembiayaan APBN atau pembiayaan APBD,nanti kita lihat dulu apakah ini warga miskin atau tidak,Jika masuk warga miskin akan ada tim dari sini berkomunikasi dengan Rumah Zakat,nanti tim dari Rumah Zakit turun.Jika benar-benar tidak mampu dan sesuai dengan kriteria yang ada maka akan dibiayai dari Rumah Zakat,"tuturnya.

Disebutkan,ia ingin RSUD Kajen menjadi rumah sakit yang benar-benar gratis,sehingga tidak boleh ada penolakan pasien rawat inap terutama kelas 3 apalagi ibu melahirkan.Menurutnya di RSUD Kajen ada 182 bed yang tersebar diberbagai kelas namun yang terbanyak di kelas 3.

"Saya pernah belajar dan salah satu dosen pengajar saya studinya di jepang,dia memberikan gambaran di sana (jepang) rumah sakit itu tidak ada kelas,maksimal satu ruangan dua orang.Inovasi saya satu ruangan maksimal empat orang,kalau satu ruangan delapan orang itu terlalu beratlah,"tandasnya.

Ditanya mengenai ketidakramahan pegawai rumah sakit yang sering dikeluhkan masyarakat,pihaknya ingin mengirim pegawainya mengikuti pelatihan sekolah kepribadian.

"Terkadang juga karena ada masalah keluarga (sehingga menjadi kurang ramah),kemungkinan saya akan membuat family gathering sehingga semua merasa satu keluarga dan ketika ada masalah bisa saling membantu,"imbuhnya.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.