Header Ads

Obyek Wisata Telaga Sigebyar Mengering


KAJEN - Kekeringan melanda  Telaga Sigebyar Mangunan di Desa Tlogohendro, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.Obyek wisata ternama tersebut mengalami kekeringan sejak sepekan ini.Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Tlogohendro,Kaslam,Senin kemarin (29/07/2019).

"Iya sudah satu minggu ini mengering. Sumber air telaga dari mata air,sumber air sebenarnya masih besar tapi diambil untuk aliran pertanian, ditambah sumber air ada yang bocor," ungkap Kaslam.

Kondisi telaga di puncak pegunungan Petungkriyono itu kering,bahkan dasar telaga sudah kelihatan,wahana perahu pun tergeletak  di dasar telaga.

"Telaga Sigebyar Mangunan mengering baru kali pertama ini terjadi. Pada musim kemarau tahun sebelumnya, debit turun tapi tidak kering," tuturnya.

Menurutnya, meskipun air telaga mengering wisata di lokasi tersebut masih tetap berjalan. Namun, jumlah pengunjung memang mengalami penurunan drastis.

Disebutkan, saat musim kemarau, sumber mata air di wilayah itu diprioritaskan untuk mengaliri lahan pertanian, sehingga pasokan air ke telaga berkurang. Diperkirakan, kondisi telaga akan kembali normal pada bulan Oktober 2019 mendatang.

Sementara itu Bupati Pekalongan,KH.Asip Kholbihi menuturkan bahwa memang air disedot dengan diesel untuk mengairi sawah warga dan sumber air yang akan masuk ditutup.

"Disatu sisi kita bersyukur karena dengan demikian kita bisa membersihkan telaganya,kita perbaiki tanggul-tanggul dipinggirnya,kita lakukan penataan dulu dan nanti ketika sudah jadi air yang mengalir lebih jernih,"tandasnya. (Ros-Nk)


Diberdayakan oleh Blogger.