Header Ads

Jumlah Siswa Sedikit,45 SD Negeri Akan Diregrouping

KAJEN - Dari  478 sekolah SD Negeri di Kabupaten Pekalongan terdapat 45 sekolah SD yang siswa didiknya kurang dari 60.Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan,Susanto Widodo,Selasa siang tadi (23/07/2019).

"Ada SD yang kelas 1 cuma 5 siswa,kelas 2 cuma 8 siswa,kelas 3 ada 7siswa,kelas 4 cuma 4 siswa,kelas 5 cuma 7 siswa,dan kelas 6 cuma 6 siswa,Padahal Standar minimal pelayanan (SPM) minimal 20 siswa maksimal 32 siswa,"ungkapnya.

Untuk itu,rencananya akan dilakukan regrouping atau penggabungan SD yang jumlah siswanya tidak sesuai Standar Minimal Pelayanan atau SPM.

"Rencananya mulai tanggal 29 juli sampai 7 agustus kita lakukan public hearing,sosialisasi,kemudian tahap selanjutnya menunggu hasil dan sampai keluarlah surat keputusan atau  SK ,jadi yang memutuskan ditutup atau tidak bukan dari kami tapi dari perijinan,"tuturnya.

Menurutnya,apabila regrouping dilakukan maka gedung SD yang ditutup bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sekitar.Namun apabila antara dua sekolah yang digabung memiliki jarak yang cukup jauh maka akan dilakukan filial.

"Jadi kalau dilakukan regrouping tapi 2 sekolah yang mau digabung jauh maka akan dilakukan filial yaitu gedung sekolahnya dua tapi administasinya tetap satu,"tandasnya.

Sementara itu Kabid Dikdas Kabupaten Pekalongan,Subhan menambahkan  banyak penyebab mengapa sekarang banyak SDN yang jumlah muridnya sedikit,diantaranya yaitu banyaknya SD Swasta yang lebih berkualitas dan menanamkan ilmu agama sehingga banyak orang tua dirasa perlu memilih SD Swasta.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.