Header Ads

Bawaslu Beri Masukan Pada KPU Kabupaten Pekalongan

KAJEN - KPU Kabupaten Pekalongan menggelar Focus Group Discution (FGD) untuk menghimpun masukan terkait pelaksanaan Fasilitasi Kampanye dan pelaksanaan Kampanye pada pemilu 2019 di Kabupaten Pekalongan kemarin,di Aula KPU Jl.Mandurorejo Kajen,Selasa (31/07/2019).

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan,Abi Rizal mengungkapkan bahwa acara tersebut dihadiri oleh 50 orang diantaranya   perwakilan dari Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, Partai Politik, Bawaslu Kab.PekalonganLSM Pegiat pemilu pemangku kepentingan serta dari unsur media baik Wartawan Cetak maupun elektronik,radio dan media daling.

"Kita menghimpun masukan bagaimana pelaksanaan kampanye kamarin yang sudah kami gelar kemarin,baik itu fasilitasi yang diberikan,apakah ada yang harus kami perbaiki,sehingga pemilu kedepan bisa lebih baik,"ungkapnya.

Dikatakan,pihaknya mendapat masukan salah satunya dari Bawaslu,yang mengatakan lamanya masa kampanye sehingga bawaslu juga lama dalam melakukan pengawasan,sedangkan Alat Peraga Kampanye (APK) cepat rusak.

"Karena masa kampanye lama,maka APK yang terbuat dari MMT juga cepat rusak sedangkan tahapannya belum selesai sehingga sosialisasi menjadi kurang,"ungkapnya.

Kemudian ada masukan dari aparat Kepolisian tentang para Calon,relawan dan tim sukses yang memasang APK tanpa memperhatikan estetika atau keindahan tempat.

"Contoh para relawan memasang APK di tanah atau tempat orang lain tanpa izin,dan ketika pemilik tanah tidak suka maka disutulah masalahnya karena ketika APK rusak...pemilik tanah bisa kena pidana,ini kan regulasi yang perlu diperbaiki kedepan,"tandasnya.

Pihaknya berharap dengan FGD ini,KPU mendapatkan masukan yang konstruktif  dari para pihak yang hadir dan menerima rekomendasi bersama terkait dengan perbaikan kedepannya.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.