Header Ads

2 Warga Paninggaran Mengundurkan Diri Dari Penerima Bantuan PKH

Kajen - Merasa masih banyak keluarga yang lebih membutuhkan, Dua orang penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pekalongan, mengundurkan diri. Keduanya yaitu Khotimah Suci (39) dan Siti Khotijah (36) warga Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan 

Khotimah Suci mengatakan masih banyak warga yang hidupnya di bawah dirinya, tapi mereka  belum tersentuh bantuan tersebut. Padahal, kondisi rumah Khotimah Suci sendiri belum terbilang permanen. Rumahnya terbuat dari papan kayu dengan lantai semen poles.

"Saya peserta baru PKH dan kurang lebih mendapatkan bantuan PKH sudah setahun ini," katanya.

Saat mengundurkan diri dari bantuan PKH ia belum meminta ijin suaminya.

"Saya bilang ke suami bahwa sudah tidak  mendapatkan PKH, satu hari setelah pengunduran dan saya sudah pikirkan secara matang pengunduran tersebut karena masih banyak orang yang lebih membutuhkan daripada dirinya," jelasnya.

Khotimah mengungkapkan  proses pengunduran dirinya dari penerima PKH sudah disampaikan baik secara lisan maupun tertulis oleh petugas yang bersangkutan dan ternyata hal tersebut mendapat dukungan dari suaminya.

"Suaminya saya malah mendukung" katanya.

Sementara itu suami Khotimah, Khaerudin (46) yang sehari harinya bekerja serabutan mengatakan ia mendukung atas tindakan yang dilakukan oleh istrinya karena masih banyak orang yang membutuhkan daripada dirinya.

"Saya dorong apa yang dilakukan oleh istri saya. Walaupun saya bekerja sebagai serabutan dan mempunyai anak tiga yang sedianya masih mendapatkan PKH. Namun, masih banyak orang yang lebih membutuhkan bantuan tersebut dibanding saya," imbuhnya.

Kepala Dusun 3 Madendo, Desa Domiyang, Hartono membenarkaan ada dua warganya yang mengundurkan diri dari penerima bantuan PKH.

"Saya mendengar ada dua warga Dusun Madendo mengundurkan diri penerima bantuan PKH," jelasnya.

Pihaknya mengaspresiasi atas keputusan dua warganya , bahkan bangga ada warganya yang secara mandiri mau bangkit dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah dan memberikan kesempatan tersebut kepada keluarga yang jauh di bawahnya.

"Pengunduran warga dari PKH langsung dari pendamping PKH tidak melewati desa," tegasnya. (FR)
Diberdayakan oleh Blogger.