Header Ads

100 Wanita Tulang Punggung Dapat Bantuan Barang

KAJEN - Dalam rangka mendukung Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) untuk menjadi mandiri,Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi memberikan bantuan sosial kepada 100 Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) di Kabupaten Pekalongan, Jumat (05/07/2019).
Dalam acara yang digelar di Aula Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan,pemerintah memberikan bantuan tidak berupa uang melainkan barang yang dibutuhkan.Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Pekalongan dalam sambutannya didepan para wanita tulang punggung.
"Kita memberikan bantuan dari APBD 2019 ini untuk para wanita tulang punggung keluarga yang kita sebut dengan wanita rawan sosial ekonomi,dan kita memberi apa yang diminta oleh penerima manfaat. Misalnya, penerima ingin sepeda untuk berjualan kerupuk pemerintah memberikan. Kemudian, minta kompor gas untuk berjualan keliling kita kasih,ada yang minta etalase,ada yang mesin jahit pokoknya yang dibutuhkan,"ungkapnya.
Dikatakan,bantuan berupa barang tersebut,bertujuan untuk modal usaha sehingga menambah omzet perdagangan atau usaha WRSE,dan membentuk WRSE yang lebih mandiri.
"Saya berpesan kepada ibu-ibu untuk benar-benar memanfaatkannya bantuan ini untuk mengembangkan kegiatan ekonominya, karena yang paling utama untuk mencukupi kebutuhan keluarga yang sudah tidak ada kepala keluarga laki-laki yang menanggungnya," kata Bupati.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dra. Hj. Siti Masruroh,menuturkan 100 WRSE penerima bantuan berasal dari 9 desa di 7 kecamatan.
"100 WRSE penerima bantuan berasal dari Kecamatan Kedungwuni 6 orang, Kecamatan Wiradesa 16 orang, Kecamatan Kajen 14 orang, Kecamatan Buaran 17 orang, Kecamatan Karangdadap 10 orang, Kecamatan Kesesi 20 orang, dan Kecamatan Talun 17 orang,"tuturnya.
Menurutnya,bantuan tersebut diberikan kepada wanita yang memiliki usaha dasar seperti penjahit, salon, penjual kue atau gorengan, yang dianggap belum mampu untuk mengembangkan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.