Header Ads

Sakit,Seorang Kakek Tewas Gantung Diri

KAJEN - Merasa frustasi dengan penyakit yang dideritanya,seorang kakek nekat mengakhiri hidupnya.Waidi (72) warga Dukuh Kranjan Desa Pekiringan Ageng Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan,gantung diri di depan rumahnya,pada sekira pukul 05.30 Wib,Rabu (13/02/2019).

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas Iptu Akrom mengatakan bahwa kejadian bermula pada sekira pukul 22.00 Wib,Korban bersama kedua menantunya Irawati (32) dan Caswadi (47) sedang duduk diteras rumahnya untuk ngobrol. Pada pukul 23.00 Wib Korban masuk kedalam rumah untuk istirahat.

"Selanjutnya,pada pukul 04.00 Wib Caswadi (47) membuka kamar korban dan melihat mertuanya tersebut sedang tidur dengan posisi miring kekiri. Setelah itu caswari melanjutkan pergi kebelakang rumah untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat,"ungkapnya.

Pada pukul 05.30 wib ,Irawati (32) sedang membersihkan halaman rumah dan melihat ada orang yang gantung diri didepan rumah kemudian ia langsung pergi ke rumah Sidik (40) yang merupakan anak kandung  guna untuk meminta pertolongan.

Setelah Sidik  yang merupakan anak korban tiba dirumah,mendapati  ayahnya sudah dalam keadaan menggantung dan dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya ia melaporkan kejadian tersebut ke perangkat Desa dan pihak Kepolisian.

"Mendapatkan laporan dari masyarakat, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP,dari hasil pemeriksaan Tim Inavis Sat Reskrim Polres Pekalongan tidak ditemukan tanda kekerasan, kematian murni bunuh diri,"tandasnya.

Hal itu diperkuat dengan keterangan saksi yakni pihak keluarga yang mengatakan bahwa Korban mempunyai riwayat penyakit sesak nafas dan diabetes,diduga karena penyakit yang diderita Korban tidak kunjung sembuh, sehingga Korban nekat melakukan gantung diri. (Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.