Header Ads

Terjaring Satpol PP,Tiga PSK Positif HIV AIDS

KAJEN - Demi terciptanya bulan suci Ramadhan yang aman dan damai,Satpol PP Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan penertiban Penyakit Masyarakat dan penegakan Perda Kabupaten Pekalongan,dengan dipimpin langsung Oleh Kabid Tibum dan Tranmas dan Kasi penindakan Bidang Penegak Perda,Jum'at (03/05/2019).

Dalam operasi tersebut Satpol PP berhasil menjaring 13 orang pemuda dengan 4 diantaranya masih dibawah umur yang kedapatan minum minuman keras di lapangan Gemek Kedungwuni.Dilokasi yang sama 4 orang penjual minuman keras juga ditangkap dengan barang bukti belasan botol minuman keras jenis ciu dengan total 13 liter.

Satpol PP juga mengamankan 23 anak Punk dengan 1 orang diantaranya perempuan,anak punk tersebut ditangkap dibeberapa lokasi yaitu Perempatan Gumawang Wiradesa,Lapangan Gemek Kedungwuni dan Perempatan Podo Kedungwuni.

Kemudian 29 Pemandu Lagu atau PL juga dijaring di beberapa lokasi tempat karaoke di Kabupaten Pekalongan,dan Satpol PP juga mengamankan 1 orang Pekerja seks komersial atau PSK di Pasar Wiradesa.

Adapun selanjutnya Satpol PP melakukan pembinaan dan pendataan kepada seluruh yang terjaring.Memberikan surat peringatan agar tidak melakukan kegiatan yang mengganggu dalam  umat islam menjalankan puasa,serta memberikan efek jera sesuai protap dan ketentuan batas norma.

Satpol PP juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan untuk melakukan tes HIV AIDS kepada para PL dan PSK yang terjaring,dengan hasil 3 orang positif HIV AIDS dan selanjutnya akan didalami oleh Dinkes Kabupaten Pekalongan.

Tukang potong rambut juga dipanggil Satpol PP untuk memotong rambut para Anak punk,agar lebih rapih dan memberikan pengertian, pemahaman serta pengetahuan agar mereka mau kembali kerumah masing-masing.Tidak lupa Satpol PP juga memanggil orang tua atau wali dari yang terjaring dan menyerahkan pembinaan kepada keluarga dengan bukti foto copy Kartu Keluarga.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.