Header Ads

Kabupaten Pekalongan Masih Kekurangan Ribuan Guru

KAJEN - Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pekalongan masih kekurangan ribuan guru,namun hal itu menjadi kewenangan pusat.Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan,Sumarwati saat Peringatan Hardiknas,kemarin (02/05/2019).

"Pada akhir desember saja kita kekurangan guru PNS yang  SD 1.079,belum ditambah setiap 3 bulan guru-guru SD ini pensiun sebanyak 28 guru,kalau yang SMP kekurangan guru 300an sekian,"ungkap Sumarwati.

Dikatakan,di Kabupaten Pekalongan terdapat 478 sekolah SD dan 63 SMP N.Menurutnya,selama ini sangat terbantu dengan keberadaan Guru Wiyata Bakti, yang berjumlah ribuan.

"Karena kita menyadari secara eksisting di lapangan guru kita kurang,harapannya guru wiyata bakti tetap bekerja sesuai tugasnya,kita menyadari dengan jumlah tunjangan Kesra yang diterima belum UMK (masih minim) kita tetap bisa bersama-sama memajukan kwalitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan,"harapnya.

Disebutkan,pihaknya tentu saja mengusulkan Kesejahteraan guru  Wiyata Bakti,namun pihaknya juga menyadari keuangan daerah.

"Untuk Guru Wiyata bakti dan tenaga pendidikan yang mendapatkan tunjangan kesejahteraan sosial atau Kesra sebanyak 1.913 orang,sesuai dengan peraturan Bupati yaitu setiap bulan Rp.500ribu,"tansadnya.(Ros-Nk)



Diberdayakan oleh Blogger.