Header Ads

Jalan Rusak KH.Samanhudi Tanggungjawab Siapa?

KAJEN - Jalan KH.Samanhudi yang sudah rusak parah sejak 2011 tahun yang lalu dan tidak kunjung diperbaiki membuat warga geram,alhasil sekitar 100 warga Dukuh Dampyak Desa Karangjompo Kecamatan Tirto Kabupaten Pakolangan menggeruduk Balai Desa Setempat untuk menyampaikan inspirasi,Minggu malam (13/05/2019).

"Ini kegiatan musyawarah menanyakan nasib Jalan KH Samanhudi yang merupakan jalan penghubung antara Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan. Sudah delapan tahun rusak parah tanpa ada kejelasan kapan akan diperbaiki,"ungkap salah seorang warga,Abdul Kholiq (35).

Dikatakan,jalan yang rusak kurang lebih sekitar 224 meter,warga berharap agar dilakukan pengecoran karena jalan lain disekitarnya sudah dicor agar nantinya bisa sama-rata.

"Jalan sebelah utara itu sudah dicor,tapi yang di karangjompo,tirto itu belum.Malam ini belum ada hasil tapi besok (13/05/2019) kami bersama Perangkat Desa akan ketemu dengan Bupati disuruh tanya langsung biar lengkap,"katanya.

Sementara itu Kepala Desa Karangjompo, Anita Fatmawati mengatakan pihaknya sudah berusaha mengajukan proposal ke pihak kecamatan Tirto dan juga ke Kabupaten Pekalongan mengenai perbaikan jalan tersebut.

"Yang menjadi kendala itu karena jalan tersebut merupakan perbatasan dua wilayah yaitu Kelurahan Pasirkratonkramat Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan dengan Desa Karangjompo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan,"katanya.

Bahkan tiga minggu yang lalu warga menutup jalan Desa tersebut dengan bambu, kayu serta ditanami pohon pisang agar tidak dapat di lalui.

"Mereka memblokir jalan agar mengetahui jalan ini sebenarnya milik siapa milik pemrov atau Pemkab,warga ingin tau.Besok kita bertemu dengan Bupati untuk meminta kejelasan,"tandasnya.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.