Header Ads

Jual Motor Inventaris Ditempat Kerjanya,Fahrur Rozi Ditangkap

KAJEN - Seorang  Collektor (Penagih hutang) ditangkap Aparat Kepolisian lantaran nekat membawa kabur motor inventaris ditempatnya bekerja  di Koperasi Sidomukti Arta Wisata dan kemudian menjualnya,Selasa kemarin (23/04/2019).

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si  melalui Kasubbag Humas Iptu Akrom mengatakan,bahwa Tersangka,Fahrur Rozi (20)  ditangkap atas dasar laporan dari pihak Koperasi tempat ia bekerja.

"Sebelumya pada hari Sabtu (20/4/2019) sekitar pukul 19.00 Wib Tersangka ijin keluar kepada rekannya yang sama-sama bekerja di koperasi tempatnya bekerja untuk membeli kopi diluar dengan menaiki Sepeda Motor Honda Beat H 4521 AZC.  Selanjutnya pada pukul pukul 23.00 Wib Tersangka ditelfon oleh rekannya nomernya masih aktif tetapi tidak diangkat selanjutnya sekira pukul 01.00 Wib Tersangka ditelfon lagi tetapi nomernya Handphonenya sudah tidak aktif,"ungkapnya.

Dikatakan,teman tersangka merasa curiga lantaran lama  menunggu kabar dari Tersangka,sehingga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek wiradesa untuk ditindak lanjuti.Dan atas kejadian tersebut pihak koperasi Sidomukti Arta Wisata  mengalami kerugian sebesar Rp. 14.000.000,-(Empat belas juta rupiah).

"Pada hari Selasa (23/4/2019) pukul 12.00 Wib polisi mengetahui keberadaan Tersangka  yang saat itu berada di alun-alun Batang dan saat itu juga Tersangka langsung di tangkap dan dibawa ke Polsek Wiradesa guna untuk pemeriksaan lebih lanjut,"katanya.

Dari pengakuan Tersangka  bahwa sepeda motor yang ia bawa kabur sudah dijual kepada seseorang dengan harga Rp. 4.700.000,-(Empat juta tujuh ratus ribu rupiah).Atas perbuatannya kini Tersangka akan dijerat pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.