Header Ads

Empat Daerah Di Kabupaten Pekalongan Masuk Zona Merah

KAJEN - Bencana alam masih menghantui Kabupaten Pekalongan,pasalnya 4 daerah di wilayah pegunungan Kota Santri masuk dalam zona merah bencana.Hal itu terungkap dalam apel Hari Otonomi Daerah ke 23 dan Hari Kesiapsiagaan Bencana,Jum'at pagi tadi (26/04/2019).

"Kita masih memiliki daerah  atas yang masuk zona merah bencana, ada empat daerah atas yang masuk daerah merah bencana. Untuk itu, saya menekankan agar instrumen kebencanaan dipersiapkan dengan baik. Tahap demi tahap dilaksanakan, termasuk kesiapsiagaan aparaturya,” kata Bupati saat memimpin langsung apel tersebut di lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan.

Pada kesempatan itu, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si bersama Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,S.IK.,M.Si, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP.,MMS, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan Dewa Ketut Kartana, S.H., M.Hum., dan Sekda Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM mencoba makanan hasil masakan petugas mobil dapur portable. Hasil masakannya, kata dia, sudah sesuai standar gizi. Bahkan dirinya menyantap habis hasil masakan dari petugas yang mengelola mobil dapur portable.

Selain itu,juga diserahkan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba. Yakni piagam penghargaan lomba pos siskampling lingkungan, juara I Gembong Selatan RT.001 RW.001 Kelurahan Kedungwuni Timur, juara II Dukuh Sicowet RT.02 RW.06 Desa Pododadi Kecamatan Karanganyar dan juara III Dukuh Watubelah RT. 13 RW.02 Kelurahan Kajen.

Kemudian penyerahan piagam penghargaan lomba gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan dalam rangka hari Otonomi Daerah, yakni juara I Desa Paninggaran, juara II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan juara III Puskesmas Karanganyar. 

Ditambahkan,terkait dengan kerusakan mobil pemadam kebakaran,Bupati mengatakan Pemkab Pekalongan akan memperbaiki serta  menginventarisir kebutuhan atas kerusakan mobil kebakaran yang ada. Semua kebutuhan dengan unit mobil kebakaran akan diinvetarisir termasuk alat-alat kesiapsiagaan bencana.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.