Header Ads

Dandim 0710 Beri Bantuan Pupuk Wijaya Kusuma Pada Petani

KAJEN - Pupuk Wijaya Kusuma merupakan pupuk organik yang dilengkapi dengan kandungan nutrisi untuk tanaman, aman tidak mempunyai efek samping pada tanaman dan tanah. Sehingga, tanaman bisa berkembang secara maksimal dan menghasilkan panen yang lebih banyak.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto,saat panen perdana demplot tanaman padi yang menggunakan pupuk organik Wijaya Kusuma Nutrition, di Desa Tanjungkulon, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa (16/4/2019).

“Pupuk wijaya kusuma ini mengandung nutrisi yang dibutuhkan tanaman, sehingga tidak merusak kesuburan tanah dan justru akan menetralkan tanah dari bahan kimia, dengan demikian akan bisa meningkatkan kualitas tanaman dan hasil tanaman padi pun bisa kita lihat lebih maksimal dibanding dengan yang tidak menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition tersebut” terang Dandim.

Dengan  hadirnya pupuk Wijaya Kusuma diharapkan bisa memberikan solusi,untuk itu Pihaknya akan memberikan subsidi pupuk dan pendampingan melalui babinsa yang yang ada di wilayah, sehingga para petani tidak bingung dalam menggarap sawahnya dengan menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition tersebut.
 
“ Kita tidak akan sekedar memberikan subsidi pupuk saja, akan tetapi juga akan memberikan pendampingan dari masa pengolahan lahan sampai dengan masa panen kepada para petani, agar mereka tidak bingung dengan menggunakan pupuk wijaya kusuma tersebut,”ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten pekalongan Siswanto, yang hadir pada kesempatan tersebut menyambut baik langkah-langkah kodim Pekalongan dalam ikut mensukseskan program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Pekalongan. Menurutnya dengan berkurangnya lahan pertanian yang ada, maka salah satu cara mengatasinya dengan meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Produktifitas sekarang 52,46 kwintal perhektar ,kita akan mencoba diatas 53 kwintal per hektar,kita akan upayakan agar itu tercapai,sehingga pada musim gadu ini yaitu april-september akan kita mencapai total areal 23 ribu hektar,nanti produksinya akan lebih baik,"katanya.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.