Header Ads

Spesialis Pencuri Sapi Ditangkap !

KAJEN - Kasus pencurian sapi kerap terjadi di Kabupaten Pekalongan,kini dua tersangka spesialis pencuri hewan ternak sapi berhasil diringkus oleh jajaran Polres Pekalongan,yaitu  Lukli Maulana (43) warga Desa Tanggerang Kecamatan Paninggaran, dan Dwi Susanto (36) warga Desa Wonorejo Kecamatan Kajen.

Kapolres Pekalongan,AKBP Wawan Kurniawan saat ekspos kasus tersebut di Halaman Mapores Pekalongan mengatakan,bahwa Pelaku melakukan aksi pencurian sejak 2016 dan sudah mencuri sekitar 16 ekor hewan ternak yang terdiri dari 15 ekor sapi dan 1 ekor kerbau.

"Pelaku beraksi di 6 kecamatan,hasil curian dijual di pasar hewan kebonagung wilayah kajen dengan harga rata-rata dengan harga Rp 14.500.000,- per ekor,besok ada pasar hewan malamnya pelaku beraksi,jadi begitu mencuri langsung dibawa ke pasar hewan,"ungkapnya.
 
Dikatakan,Keduanya dipergoki oleh pemilik sapi saat menjual hasil curian di Pasar Hewan Kebonagung Kecamatan Kajen, pemilik ternak mengetahui hewan yang dijual pelaku merupakan miliknya dari tanda yang ada di telinga sapi.

"Para pelaku kini dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,kita akan dalami siapa tau ada pelaku lain,"tandasnya.

Sementara itu salah seorang pelaku Dwi (36) ketika ditanya mengenai cara membawa sapi agar tidak diketahui pemiliknya,pelaku mengaku melukai mulut sapi menggunakan silet sehingga sapi tidak mengeluarkan suara,

"Kami lukai di bagian mulut kemudian kami bawa ke mobil bak terbuka," ujarnya.

Diungkapkan,pihaknya mencuri sejak 2016,uang hasil curian tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk membayar hutang.

"Awalnya kami melakukan pengintaian terlebih dahulu, jika lokasi kandang jauh dari pemukiman warga atau dalam kondisi aman kami mengambil sapi saat malam hari,"pungkasnya. (Ros_Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.