Header Ads

12 WNA Yang Masuk DPT Jawa Tengah Dicoret

KAJEN - KPU Provinsi Jawa Tengah melakukan monitoring ke KPU Kabupaten Pekalongan ,Senin (11/03/2019).

Yulianto Sudrajat,Perwakilan dari KPU Provinsi Jawa Tengah mengatakan, bahwa monitoring ini dilakukan terkait kesiapan KPU Kabupaten Pekalongan mengingat pemilu 2019 tinggal 37 hari lagi.

"Hari ini Kita ke Kabupaten Pekalongan terkait dengan persiapan penerimaan surat suara,perakitan kotak suara,persiapan dalam rangka sortir,pelipatan kotak suara dan Packing,karena kan waktunya tinggal 37 hari lagi,sehingga persiapan distribusi logistik harus mendapatkan perhatian lebih dari KPU Provinsi Jawa Tengah,"ungkapnya.

Dikatakan,nantinya jika surat suara sudah datang,untuk jadwal sortir dan lipat surat suara harus diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan SOP yang sudah ditentukan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah.

"Sekarang ini menurut hitungan kami untuk surat suara sudah 70 persen,sedangkan di kabupaten pekalongan ini baru surat suara untuk pilpres yang sudah datang,tapi kita selalu koordinasi secara intensif dengan KPU RI terkait dengan kekurangan surat suara yang belum didistribusikan di kab/kota di jawa tengah agar cepat dikirim,karena kan surat suara harus disortir dilipat,"katanya.

Pihaknya memaklumi adanya surat suara yang belum datang,lantaran KPU RI mengurusi seluruh indonesia,sehingga menurutnya kemungkinan luar jawa yang lebih dulu diprioritaskan.

Adapun ditanya mengenai Warga Negara Asing (WNA) yang masuk DPT,ia menjelaskan bahwa di Jawa Tengah hanya ada 12 WNA yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT),namun pihaknya mengaku, kini sudah mencoret WNA tersebut dari DPT. (Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.