Header Ads

Kades Kalimojosari Dilantik Untuk 10 Bulan Kerja

KAJENKepala Desa Antar Waktu Desa Kalimojosari Kecamatan Doro, Mohammad Syahirul Alim, S.Ag. dilantik Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si,Pelantikan tersebut dilakukan sebelum penyerahan SK CPNS Formasi 2018 Kabupaten Pekalongan di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati di Kajen, Selasa kemarin (19/3/2019).

Bupati dalam sambutannya mengharapkan Kades yang baru saja dilantik untuk segera melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggungjawab yang dibebankan.

“Saya berharap pak Kades bersama ibu beserta seluruh jajaran yang ada di Pemerintah Desa Kalimojosari Kecamatan Doro sudah mulai bergerak karena saat ini sudah pelaksanaan APBDes 2019,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, ada beberapa program yang perlu menjadi perhatian yaitu penurunan angka kematian ibu melahirkan dan anak stunting. Karena kedua program ini sudah menjadi komitmen Pemkab Pekalongan dan sudah menjadi isu nasional.

“Angka stunting di Kabupaten Pekalongan masih cukup tinggi. Hal ini karena kesadaran warga dalam memberikan asupan gisi kepada anaknya masih kurang. Disamping itu karena faktor lingkungan sekitarnya kurang bersih. Makanya kedua hal itu menjadi penyebab stunting,” papar Bupati.

Oleh karena itu, Bupati meminta Kades Kalimojosari - Mohammad Syahirul Alim, S.Ag, untuk bergerak cepat sebelum akhir masa jabatan yang hanya 10 bulan ke depan. 

“Lakukan dengan baik dan  diniati ikhlas dalam bekerja, insya Allah hasilnya akan bagus karena mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kepada unsur BPD dan jajaran aparatur desa Kalimojosari yang telah mengemban tugas yakni memfasilitasi pemilihan Kepala Desa Antar Waktu ini kami mengucapkan terima kasih,” tutur Bupati.

Orang nomor satu di Kota Santri itu juga sangat mengharapkan Kepala Desa yang baru saja dilantik untuk segera bergerak dan kuasai regulasi desa dengan berbagai fasilitasi di desa seperti Siskeudes dan lain sebagainya yang bisa dikembangkan.

Terkait pesta demokrasi pada 17 April mendatang, Bupati berharap Kepala Desa bisa menjadi panutan seluruh warga masyarakat untuk lancarnya pelaksanaan Pileg dan Pilres.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.