Header Ads

Di Persidangan, Staf KONI Ungkap Ada Jatah Rp 1,5 M untuk Menpora

Dalam sidang suap hibah KONI, nama Menpora Imam Nahrawi disebut akan dijanjikan jatah uang. (Foto: Ari Saputra)Nama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi disebut dalam persidangan perkara suap terkait hibah untuk KONI dan Kemenpora. Imam disebut dijanjikan menerima jatah uang.

Awalnya jaksa KPK membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) seorang saksi atas nama Suradi. Dia menjabat Sekretaris Bidang Perencanaan dan Anggaran KONI. BAP yang dibacakan menunjukkan, pada saat penyidikan, Suradi ditanya tentang ada-tidaknya arahan dari Ending Fuad Hamidy, Sekretaris Jenderal KONI yang duduk sebagai terdakwa dalam sidang itu.

Atas isi BAP yang dibacakan jaksa itu, Suradi membenarkannya. Jaksa kemudian menampilkan barang bukti berupa catatan daftar pembagian uang yang dibuat Suradi. Dalam catatan itu, terdapat 23 inisial nama yang lengkap dengan nilai uang yang akan diberikan.

"Barang bukti, inisial M apa maksudnya?" tanya jaksa kepada Suradi dalam persidangan.

Dalam perkara ini, Fuad Hamidy didakwa memberikan suap kepada Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Mulyana serta dua staf Kemenpora bernama Adhi Purnomo dan Eko Triyanta. Pemberian suap ditujukan untuk mempercepat proses pencairan dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora. 
(Detik.com)
Diberdayakan oleh Blogger.