Header Ads

Bantaran Sungai Paesan Tergerus Aliran Air,Bupati Sebut Akan Bangun Talud


KAJEN – kondisi bantaran sungai yang ada di sekitar pemukiman di Paesan Selatan Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan semakin tergerus oleh aliran air,sehingga dicemaskan warga akan merambah ke pemukiman.

Ikhsan (44) satu di antara warga menjelaskan, kondisi tersebut sudah berlangsung lama.Ia berharap pemerintah segera melakukan pembangunan talud, agar aliran sungai tidak semakin mengikis tanah.

 "Kami takut jika pemukiman ikut tergerus aliran sungai, karena sungai berada tepat di pinggir jalan dan melintas di sekitar pemukiman,semoga saja pemerintah daerah cepat bertindak, kalau tidak lama-kelamaan jalan dan pemukiman akan terkena dampaknya, apalagi kini musim hujan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengunjungi Paesan Selatan Kelurahan Kedungwuni Barat, Jumat (22/3/2019) sore. 

"Kunjungan kami merupakan tidaklanjut atas kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi tepian sungai," terangnya.

Bupati Asip menjelaskan, untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, pihaknya akan secepatnya membangun talud sepanjang 150 meter.

"Kami akan anggarkan tahun ini agar segera dilakukan pembangunan, pembangunan penahan tepi sungai juga untuk mengamankan pemukiman," jelasnya.

Pembangunan yang akan dikerjakan, menurut Bupati Asip merupakan skala prioritas untuk kesejahteraan masyarakat,tidak hanya di Paesan Selatan, di hilir sungai juga akan dlakukan pembangunan secara bertahap.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.