Header Ads

Hari Pers Nasional,PWI Kabupaten Pekalongan Gelar Tasyakuran

KAJEN - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional ke-73 sekaligus peringatan HUT PWI Kabupaten Pekalongan ke 2,PWI Kabupaten Pekalongan mengadakan tasyakuran dan bincang-bincang bersama Bupati Pekalongan yang disiarkan langsung di Radio KFM.
 
Kegiatan Tasyakuran tersebut diawali dengan potong tumpeng,adapun yang didaulat memotong tumpeng adalah Kepala Dinkominfo Anis Rosidi yang kemudian diserahkan kepada Ketua PWI Kabupaten Pekalongan Agus Setiawan. Dilanjutkan doa yang juga dipimpin langsung oleh Bupati Pekalongan.

Jika biasanya Bupati Pekalongan Asip Kholbihi yang diwawancarai oleh para wartawan,kali ini giliran para wartawan yang diwawancarai Bupati Pekalongan.

Dalam acara yang digelar di Studio Radio KFM sekaligus kantor PWI Kabupaten Pekalongan di Jalan Mandurorejo, Kajen, bupati meminta tanggapan jalannya pemerintahan di Kabupaten Pekalongan selama ia memimpin.
 
Wakil Ketua PWI Kabupaten Pekalongan, Nur Khaerudin mengatakan bahwa,menurutnya, pariwisata di Kota Santri sudah mulai mengarah ke destinasi wisata digital. Hal demikian ditunjukkan mulai masifnya postingan sejumlah destinasi wisata di Kota Santri, seperti Petungkriyono dan Curug Brengkolang. 

"Meski begitu, sarana prasarana berupa infastruktur menuju ke lokasi wisata alam memang masih perlu digarap. Dengan begitu apabila infastruktur mulus maka mempermudah para wisatawan berkunjung ke destinasi wisata itu," katanya.

Selain infastruktur, sentuhan budaya dan seni juga perlu mendapatkan sentuhan dari pemerintah daerah. Sebab dua bidang ini juga menjadi faktor penting dalam rangka memeriahkan destinasi wisata di Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu,Wakil Ketua PWI Kabupaten Pekalongan, Sekretaris PWI Triyono menyampaikan, sampai saat ini masih banyak aparatur atau birokrat yang seolah alergi terhadap kehadiran para wartawan. Padahal,hubungan pewarta dan pemerintah adalah saling membutuhkan.


Diberdayakan oleh Blogger.