Header Ads

Pasang Ditempat Terlarang,APK Pemilu 2019 Dicopot

KAJEN - Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilu 2019 yang melanggar ditertibkan Bawaslu Kabupaten Pekalongan bersama Satpol PP dan Dinas terkait, kemarin.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Wahyudi Sutrisno mengatakan bahwa penertiban ratusan APK dikarenakan melanggar lokasi pemasangan.

"Hari ini merupakan rangkaian dari pencopotan APK yang akan kita lanjutkan sampai dengan besok pagi.Selama berjalan sampai saat ini kita menemukan banyak pelanggaran,terutama pada penempatan,selain melanggar tempat juga tidak boleh melanggar estetika lingkungan,seperti di pohon atau tiang listrik,"ungkapnya.

Dikatakan,penertiban APK tersebut juga dibantu oleh Panwascam dan Panwascam Desa.Adapun ketika ditanya mengenai APK yang dipasang pada tempat berbayat atau beretribusi, Wahyudi menuturkan bahwa itu juga sebenarnya merupakan lokasi yang dilarang.

"Sebenarnya hanya yang difasilitasi KPU yang boleh dipasang ditempat berbayar, akan tetapi itu tidak akan kita biarkan, kita akan kasih peringatan bahwa itu bukan tempat untuk memasang APK,kita akan tindak lanjuti,” katanya.

Dilanjutkan,pihaknya akan memberikan surat himbauan,jika tidak ditertibkan sendiri maka akan kita
tertibkan juga,salah satunya adalah ditempel stiker besar tanda APK tersebut melanggar.

"Nanti akan kita kasih tanda khusus misalnya akan kita tempel stiker besar bahwa APK ini melanggar.Untuk agenda kali ini dari Kajen, Kesesi, Sragi, Bojong, Wiradesa Tirto, Buaran, Wonopringgo,”pungkasnya. (Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.