Header Ads

Konferensi Pers Akhir Tahun 2018 Digelar

KAJEN - Sepanjang tahun 2018 telah terjadi 206 kasus kriminal. Angka ini menurun sebanyak 40 kasus dari tahun 2017  lalu sebanyak 246 kasus. Kasus kriminal ini diantaranya meliputi curat, curas, penipuan, pencabulan hingga Korupsi dan lain sebagainya.Hal tersebut terungkap dalam Konferensi Pers akhir tahun 2018 yang digelar Polres Pekalongan di depan ruang Lobi Mapolres Pekalongan,Senin (31/12/2018).

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si  dengan didampingi Wakapolres Pekalongan Kompol Mashudi, S.H., Kabag Ops Kompol GD Simatupang, Kasat Sabhara AKP Prajoko Umar dan Kasat Lantas AKP Ari Prayitno, menyampaikan beberapa catatan dalam penyelesaian perkara selama tahun 2018 mulai dari yang dilakukan Satreskrim, Satlantas dan Satreskoba bersama jajarannya di wilayah hukum Polres Pekalongan.

"Jumlah ungkap narkoba sepanjang tahun 2018 adalah 28 kasus,sedangkan pada tahun 2017 ada 29 kasus,ada penurunan 1 kasus di tahun 2018.Sedangkan data ungkap miras sepanjang tahun 2018 dari hasil kegiatan Kepolisian yang di tingkatkan, Polres Pekalongan telah menyita sekaligus memusnahkan sebanyak 5.186 botol miras dari berbagai merk. Hal ini mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2017, Polres Pekalongan hanya menyita dan memusnahkan 3.773 botol miras dari berbagai merk,"ungkapnya.

Dikatakan,peningkatan lain terjadi pada kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Dimana tahun 2018 terdapat 237 kejadian dengan korban meninggal 26 orang, luka berat 32 orang dan luka ringan 238 orang. Kenaikan laka lantas sebanyak 12 dibandingkan tahun 2017,dengan kerugian material mencapai Rp 235.500.000.


“Untuk satuan lalu lintas, sabhara dan polsek jajaran, saya berpesan agar tetap berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tingkatkan patroli di jam dan lokasi rawan kemacetan dan rawan laka lantas guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas khususnya di Kabupaten Pekalongan,” pesannya. (Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.