Header Ads

Jambret HP,Kintel Berhasil Diringkus Warga Dan Polisi

KAJEN - Seorang jambret,Rofiqin alias Kintel (30) warga Dukuh Sibetok Desa Galangpengampon Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan,ditangkap Aparat Polsek Wonopringgo,setelah beraksi  di jalan raya Wonopringgo tepatnya didepan Puskesmas Wonopringgo Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan,pada sekira pukul 19.00 Wib,Senin malam (7/1/2019).

Kejadian bermula saat Korban Riska Sania (18) warga Desa Kwagean Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan,sekira pukul 19.00 Wib mengendarai sepeda motor seorang diri,berangkat dari rumah dengan tujuan ke Kedungwuni untuk membeli makanan.

Sesampainya di Jalan raya depan Puskesmas Wonopringgo, Korban di pepet dari sebelah kiri oleh Pelaku,yang  mengendarai sepeda motor Mio GT G-4018-MT warna Hitam , setelah berdekatan pelaku mengambil Hp milik Korban yang diletakkan di bagasi depan sebelah kiri.

Mengetahui HP miliknya diambil orang, spontan Korban berupaya merebut kembali dengan cara menarik tangan pelaku yang masih memegang Hp miliknya, karena tidak seimbang akhirnya Korban terjatuh dari kendarannya yang sedang melaju, disaat bersamaan ada dua orang yang berkendara berboncengan melintas didekat Korban. Melihat kejadian tersebut salah satu pembonceng motor tersebut  segera menolong Korban  sedangkan pengendara  kendaraan tersebut mengejar pelaku ke arah utara.

Selanjutnya,sesampainya di jalan raya Bebekan Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan ada seorang  anggota Dalmas Sat Sabhara Polres Pekalongan yang kebetulan sedang melintas,  hingga akhirnya  Tersangka bisa tertangkap. 

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas Iptu Akrom membenarkan kejadian tersebut.Dikatakan,akibat dari kejadian tersebut Korban mengalami luka lecet Kepala bagian dahi, lecet kedua tangan dan lutut kaki sebelah kiri.

“Saat ini Tersangka atau pelaku masih dalam pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Wonopringgo, dan untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya pelaku bisa dijerat dengan pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya bisa mencapai sembilan tahun hukuman kurungan,” ucap Iptu Akrom.

Phaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat, apabila hendak berkendara simpanlah barang berharga seperti Handphone ditempay tang aman dan jangan meletakkan Handphone ataupun barang berharga lainnya di dashboard sepeda motor yang mudah dijangkau para pelaku tindak kriminal.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.