Header Ads

Cari Pemuda Yang Hendak Memperkosa Adiknya,Andi Dikeroyok

KAJEN – Andi Kristanto (19) warga Desa Mulyorejo Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan dikeroyok oleh 4 orang pemuda,saat mencari seorang pemuda yang hendak memperkosa adiknya,beruntung Aparat kepolisian berhasil mengamankan satu orang dari empat pelaku penganiayaan tersebut,Kamis (3/1/2019).

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui kasubbag Humas Iptu Akrom mengatakan bahwa malam tadi sekira pukul 22.00 Wib,Unit Reskrim Polsek Kesesi telah menangkap dan mengamankan satu pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan.

"Kejadian bermula pada hari Minggu (30/12/2018) sekitar pukul 17.00 wib saat Korban yang bernama Andi Kristanto (19) warga Desa Mulyorejo Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan mendatangi sebuah warung yang berada di Desa Ujungnegoro Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan guna untuk mencari seseorang yang diduga berniat memperkosa adiknya,"ungkap Kasubbag Humas.

Dikatakan,saat sedang bertanya, tiba-tiba Korban ditarik keluar warung oleh salah satu tersangka. Saat diluar warung tersebut korban langsung di pukuli oleh keempat tersangka dengan menggunakan tangan kosong dan kayu.

"Akibat penganiayaan dan pengeroyokan tersebut korban mengalami luka robek dikepala dan selanjutnya korban pulang kerumah oleh keluarganya korban di antar ke Puskesmas Kesesi untuk berobat. Setelah dari Puskesmas korban dengan didampingi Keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kesesi.,"tuturnya.

Dilanjutkan,saat ini satu tersangka sudah berhasil ditangkap,sedangkan tiga lainnya masih buron.
 
"Saat ini satu dari empat kami tangkap dan kami amankan, kami menghimbau kepada ketiga tersangka lain yang masih dalam daftar Pencarian Orang  (DPO) untuk segera menyerahkan diri kepetugas guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya,” ucap Iptu Akrom.

Pelaku akan dijerat dengan  pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan yang ancaman hukumannya tujuh tahun hukuman kurungan.(Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.