Header Ads

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Diserahkan BPK

KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dan Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH., menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja dalam pengelolaan pendanaan pendidikan bagi peserta didik melalui program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam rangka mewujudkan terselenggaranya wajib belajar 12 tahun untuk tahun anggaran 2015 s.d. 2018 (Semester I).

LHP diserahkan oleh Kepala BPK Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah - Hery Subowo, S.E., M.P.M., Ak., CIA., CFE., CA., Selasa siang (11/12/2018) di Gedung BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Semarang.

Bupati Pekalongan dalam sambutannya mewakili Kepala Daerah Se-Jawa Tengah menyampaikan, bahwa dalam hal pembiayaan pendidikan dasar melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pengelolaan keuangannya dilaksanakan dengan serangkaian kegiatan proses penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban dan pelaporan melalui E-BOS Online.

Lebih lanjut, Bupati Asip menuturkan E-BOS Online adalah salah satu bentuk alat bantu pengelolaan keuangan dalam sistem informasi manajemen keuangan  yang berfungsi sebagai sumber informasi manajemen yang akurat, tepat, cepat dan up to date serta akuntabel melalui media elektronik online

“Badan Pemeriksa  Keuangan Perwakilan Jawa Tengah  telah berkenan melakukan audit kinerja  terhadap pengelolaan pendanaan pendidikan  melalui Pemeriksaan Interm dan  Pemeriksaan Substantif . Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala masukan, koreksi dan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan tersebut,” ujar Bupati.

Namun demikian, kata Bupati, karena kelemahan dan kekurangan dalam menyusun laporan sehingga masih terdapat temuan-temuan yang harus dtindaklanjuti demi perbaikan ke depan.

 “Dalam menindaklanjuti temuan-temuan tersebut kami telah menyusun Rencana Aksi (Action Plan) yang dalam implementasinya kami mohon bimbingan dan arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan agar tindak lanjut hasil audit dapat terselesaikan tepat waktu,” tutur Bupati.

 Selama dalam proses audit, mulai entry meeting, exit meeting sampai dengan penyerahan hasil audit apabila terdapat tanggapan yang kurang dan menjadikan tidak berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

“Saya mewakili Kepala Daerah Se-Jawa Tengah  mengucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Tengah  beserta  jajarannya yang telah memberikan kepercayaan kepada seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah, atas kerjasama yang telah terbina dengan baik selama ini dan untuk masa mendatang kami harapkan dapat lebih ditingkatkan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa tujuan pemeriksaan yaitu untuk menilai efektivitas Pemerintah Daerah dalam pengelolaan pendanaan pendidikan bagi peserta didik melalui BOS dan PIP dalam rangka mewujudkan terselenggaranya wajib belajar 12 tahun.

“Adapun sasaran pemeriksaan diarahkan pada ketepatan waktu, ketepatan jumlah, ketepatan sasaran, ketepatan penggunaan serta monitoring dan evaluasi program BOS dan PIP,” ujar Herry Subowo.
Diberdayakan oleh Blogger.