Header Ads

Kotak Suara Berbahan Karton Diuji Coba KPU Kabupaten Pekalongan

  KAJEN - Kotak suara dan bilik suara berbahan duplex karton double wall sudah tiba di KPU Kabupaten Pekalongan dengan lengkap,meskipun hanya terubuat dari karton namun dipastikan kedap air.Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal,saat uji coba karton tersebut,senin (7/12/2018).

"Karton duplex itu kedap air,untuk ketahanan air masih bisa lah...tapi kita tetap antisipasi dikasih plastik di kotak suaranya,"ungkap Ketua KPU Kabupaten Pekalongan,Abi Rizal.

Dikatakan,selain kedap air,Karton duplex tersebut juga bisa menahan beban hingga 58 Kg,adapun perakitan akan dilakukan pada bulan maret mendatang.

"Perakitan kotak suara nanti menunggu surat suara datang,bulan maret 2019,sehingga kita lakukan perakitan sekaligus sortir dan lipat surat suara,"tuturnya.

Dilanjutkan,di Kabupaten Pekalongan akan distribusikan sekitar 14 ribu kotak suara pada saat pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

“Terkait sosialisasi, kami akan lakukan sosialisasi kampanye ekspo pada 26 Desember mendatang. Dalam sosialisasi nanti kami juga akan memperlihatkan kotak suara dan bilik suara berbahan duplex, serta cara melakukan penyegelan dengan memasang kabel tis. Dan dalam ekspo yang akan difokuskan di lima dapil di lima kecamatan yaitu Kecamatan Kajen, Kasesi, Wiradesa, Kedungwuni dan Kecamatan Doro,” imbuhnya

Adapun ditanya terkait DPT Orang gila yang dibolehkan ikut mencoblos pada 2019 mendatang,Abi Rizal mengungkapkan bahwa terkait dengan orang gila,kewajiban KPU hanya mendata pemilih sesuai UU.

"Jika masyarakat menganggap orang itu gila maka harus dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter jiwa,sepanjang ada surat itu dan keluarga minta jangan di tulis maka KPU menghapus.Tapi jika tidak ada surat keterangan gila maka KPU tetap mencatat untuk memilih,"tandasnya. (Ros-Nk)
Diberdayakan oleh Blogger.