Header Ads

Jembatan Kali Genteng Selesai Dibangun

KAJEN - Pembangunan jembatan Kali Genteng di Desa Kandangserang, Kecamatan Kandangserang, yang merupakan akses vital masyarakat setempat, Kamis sore  (27/12/2018), sudah dalam tahap finishing, dan pekerjaannya dinyatakan selesai.

Bahkan pada kesempatan inspeksi proses finishing pembangunan jembatan penghubung wilayah Kandangserang Selatan dan Utara, yang dilakukan oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemkab, menunjukkan hasil memuaskan.

"Kali ini kita memuji pekerjaan pembangunan Jembatan Kali Genteng, karena hasilnya lebih bagus dari yang diperkirakan. Biasanya, hasil pekerjaan gambarnya bagus tapi hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan atau mendekati saja, kalau ini benar-benar sangat bagus," kata bupati.

Disebutkan Bupati, pembangunan jembatan tersebut dilakukan selama 90 hari kerja dan sesuai dengan target. Pekerjaan dilakukan untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sudah rapuh, karena merupakan jembatan paling tua di Kabupaten Pekalongan.

Tak hanya itu, jembatan Kali Genteng lama, akhirnya roboh Rabu petang (12/12/2018) silam, dan semakin mempersulit akses masyarakat. Untuk melakukan aktivitas sehari-hari menuju beberapa tempat seperti ibu kota kabupaten di Kajen, warga harus memutar melewati Paninggaran, dengan jarak tempuh lebih jauh.

"Jadi memang ketika melihat kondisi jembatan lama sudah rapuh serta tidak layak digunakan serta membahayakan, langsung dilakukan upaya pembangunan jembatan baru. Kemudian saat roboh, tak lama jembatan baru selesai dibangun," tandas Bupati Asip.

Dijelaskan Bupati, upaya yang dilakukan dalam pembangunan jembatan merupakan sebuah langkah respon cepat Pemkab dalam menyikapi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Karena akses vital perekonomian, lebih dari 10 desa.

"Jembatan ini dibangun menggunakan anggaran Rp 5,4 miliar dari APBD dan sudah selesai, bisa dinikmati masyarakat, untuk kendaraan kecil seperti motor dan mobil pribadi sudah bisa lewat, sedangkan kendaraan berat menunggu dulu," ungkap Bupati.
Diberdayakan oleh Blogger.