Header Ads

Dampak Positif Pembangunan Tanggul Rob Mulai Terasa

KAJEN - Banjir rob yang seringkali terjadi di Kabupaten Pekalongan akan segera teratasi dengan pembangunan tanggul raksasa penahan rob di pesisir Kabupaten Pekalongan,meskipun pembangunannya baru mencapai 1,2 kilometer dari total target 8,3 meter,namun masyarakat sudah bisa merakasan dampak positifnya.

"Dampaknya atau efeknya sudah bisa kita lihat di desa pecakaran ini sejak jaman dulu kena rob terus,insyaallah pembuatan tanggul ini efektif untuk mengatasi masalah rob,"tutur Bupati Pekalongan,KH.Asip Kholbisi saat meninjau lokasi pembangunan tanggul,kemarin.

Dikatakan,pembiayayan tanggul mencapai Rp 500 miliar lebih,dengan rinciannya masing-masing Rp 190 miliar untuk pengerjaan paket satu dan dua yang lokasinya ada di wilayah Kabupaten Pekalongan.

"Kemudian sisanya yaitu paket tiga Rp 127 miliar ada di wilayah Kota Pekalongan,”ungkapnya.

Selain mengebut pembangunan tanggul, pihaknya juga akan melakukan normalisasi tiga sungai, yaitu Sungai Seragi Baru,Sungai Bremi dan Miduri,sebagai salah satu langkah pengendalian banjir.

Sementara itu salah seorang warga di Desa Pecakaran,Multazam (45) mengatakan bahwa dahulu warga sering kali terkena dampak banjir rob yang cukup parah,namun kini sejak tanggul penahan rob dibangun sudah lebih baik,walaupun masih sedikit becek.(Ros-Nk)

Diberdayakan oleh Blogger.