Header Ads

6 Helikopter Dibongkar Bupati

KAJEN - Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si bersama pasukan membongkar 'helikopter' yang merupakan sarana Buang Air Besar Sembarangan (BABS) masyarakat di Sungai Kaligawe, Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, untuk membiasakan hidup bersih, serta menciptakan lingkungan sehat.

Pasukan yang bergabung dengan bupati pada kegiatan Bersih Jumat Pagi (Berjumpa), Jumat (21/12/2018), terdiri  dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Koramil 09 Buaran, Gerakan Gotong Royong Hidup Bersih dan Sehat (Gentong Hebat), Puskesmas, Kecamatan, dan masyarakat setempat.

Sebanyak enam 'helikopter' dibongkar, jumlah itu merupakan sisa dari hasil pembongkaran atas kesadaran masyarakat setempat karena sebelumnya Dinas Kesehatan (Dinkes) telah memberikan edaran kepada warga, terkait penciptaan lingkungan bersih dan sehat.

Hal itu seperti dibenarkan dr. Ida Sulistiyani dari Dinkes Kabupaten Pekalongan disela-sela kegiatan. Bahwa pihak telah melakukan pendataan terhadap kawasan-kawasan kumuh, untuk dilakukan penataan pola hidup bersih dan sehat.

Pada kesempatan tersebut Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si juga meluncurkan program Gerakan Masyarakat Sadar Lingkungan Sehat (Gema Saliha) dan deklarasi Stop BABS, yang merupakan kegiatan peduli lingkungan, disaksikan Ketua Gentong Hebat Munafah Asip Kholbihi, serta pihak-pihak terkait seperti Dinas Permukiman dan Lingkungan Hidup, DPU Taru, unsur Kecamatan Buaran, serta desa setempat.

Peluncuran Gema Saliha dan deklarasi Stop BABS, ditandai dengan penyerahan enam jamban komunal dari CSR BPR BKK Kajen, serta sertifikat Desa Open Defecation Free (ODF), untuk Desa Pakumbulan.

"Kabupaten Pekalongan saat ini sedang serius meningkatkan nilai kesenangan atau happines masyarakat, dengan gerakan hidup bersih dan sehat, melalui lingkungan bebas kumuh. Karena itu Berjumpa terus digalakkan, bersama program lain seperti Gentong Hebat dan program inovasi baru Gema Saliha," kata bupati.

Sedangkan di Desa Pakumbulan, Kelurahan Buaran, selain mendapat 6 jamban komunal dari CSR BPR BPKK Kajen, juga ada 2 dari desa, sehingga pola BABS harus dihilangkan dan memulai pola hidup bersih serta sehat.

"Masyarkat harus menjaga kebersihan dan kesehatan, karena kebersihan sebagian dari iman. Sehingga bagaiman kita menjaga kebersihan diri serta lingkungan merupakan salah satu tolak ukur keimanan. Dan lebih dari itu, menghindarkan diri dari penyakit," tandas Asip.

Danramil 09 Buaran Kapten Inf Imam Subechi menambahkan, pihaknya turut serta dalam kegiatan tersebut karena Kodim 0710 Pekalongan juga tengah serius melakukan penanganan lingkungan bersih dan sehat, melalui program jambanisasi.
Diberdayakan oleh Blogger.