Header Ads

Jalan Tangkil Tengah Diblokir Warga

KAJEN - Jalan rusak tentu sangat mengganggu mobilitas warga,apalagi musim hujan sudah mulai datang,termasuk di Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.Warga yang kesal akhirnya memblokir jalan tersebut dengan menggunakan kursi rusak dan batang pohon pisang,untuk menghalangi kendaraan truck lewat.

Sebelumnya jalan di Desa Tangkil Tengah juga sudah di urug dengan krosok,namun disebelah timur krosoknya tidak diratakan,sehingga bukan menutupi lubang,melainkan menambah gundukan tanah yang sangat mengganggu pengguna jalan terutama mobil kecil.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, mengungkapkan bahwa  sebenarnya jalan tidak perlu diblokir,karena pekerjaan tersebut saat ini sudah tanda tangan lelang dan masuk dalam tahapan.

"Saya sudah tiga kali survey ke sana,sekarang sudah masuk dalam tahapan,namun terkendala dalam antrian aspal dari perusahaan pendukung AMP dari aspalnya dan peralatannya,” ungkapnya.

Dikatakan,saat ini prioritas dari pelaksana adalah mengerjakan jalan di Desa Jajar Wayang yang mana AMP-nya memang ngedrop disana.

"Di jajar wayang ada pekerjaan yang saya lihat sudah 40 terkirim,kami dijanjikan oleh rekanan, untuk Jajar Wayang diselesaikan hari Sabtu, dan hari ini saya akan cek lagi untuk segera diselesaikan. Setelah Jajar Wayang selesai, mobilisasi akan segera dikirim ke Tangkil untuk droping material juga,

Dilanjutkan,biasanya pekerjaan aspal tidak pernah lama,tiga hari bisa selesai.Sedangkan untuk target pengerjaan jalan tangkil tengah yaitu sebenarnya minggu ini sudah selesai,namun ternyata ada kemuduran.

Adapun perbaikan Jalan Tangkil menggunakan pagu anggaran senilai Rp 1 miliar, sedangkan pelaksanaannya sekitar Rp 900an Juta untuk mengaspal jalan dengan Panjang 1 km dan lebar bervariasi 4 m.Ditambahkan,untuk pekerjaan lain di Podo Kedungwuni melanjutkan proyek jalan rigid senilai Rp 5 miliar.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.