Header Ads

Hari ke-7, SAR Angkut 138 Kantong Jenazah Korban Lion Air

Hari ke-7, SAR Angkut 138 Kantong Jenazah Korban Lion Air
Proses evakuasi dan pencarian Lion Air JT610. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto).
Jakarta - Tim SAR Gabungan telah mengangkut sebanyak 138 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 pada hari ke tujuh pencarian, Minggu (4/11). Seluruh kantong jenazah hari ini dikirim ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan identifikasi.

Kantong-kantong jenazah yang dibawa KN SAR Basudewa pada pukul 19.24 WIB menjadi pelengkap hasil pencarian hari ini. Selain potongan tubuh korba, Tim SAR juga menemukan serpihan hingga roda pesawat.

"Hasil yang kita dapatkan hari ini, 138 kantong jenazah yang kita dapatkan. Yang lain seperti ban pesawat, serpihan-serpihan pesawat, kulit-kulit pesawatnya itu yang kita dapatkan," ujar Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto di Posko Taktis JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (4/11).


Untuk proses pencarian hari ini Tim SAR Gabungan telah membawa 33 kantong jenazah untuk diidentifikasi ke RS Polri. Kantong-kantong itu menambah 105 kantong jenazah yang sebelumnya sudah kirim.


Nugroho menambahkan 33 kantong jenazah itu merupakan hasil pencarian maksimal hari ini. Pencarian dilakukan dengan penyelaman dalam radius 250 meter.

Sementara untuk pencarian esok hari masih dilakukan dengan titik dan radius yang sama. Namun radius pencarian di Pantai Tanjung Pakis, Karawang akan diperluas. Hal ini menyusul penemuan potongan tubuh korban di pesisir pantai.

"Kalau di Tanjung Pakis radius hari ini 10 kilometer dan besok mencapai 15 kilometer ke kanan dan kiri," tambah dia.

Sampai hari ke tujuh tim DVI sudah mengidentifikasi 14 korban kecelakaan Lion Air JT610. Tujuh jenazah diidentifikasi pada Minggu (4/11), sedangkan tujuh jasad lainnya diidentifikasi pada hari-hari sebelumnya.


Jenazah yang berhasil diidentifikasi itu, yakni Rohmanir Pandi Sagala (23), Dodi Junaidi (40), Muhammad Nasir (29), Janry Efriyanto Sianturi (26), Karmin (68), Harwinoko (54), dan Verian Utama (31).

Kemudian tujuh jenazah yang sudah diidentifikasi sebelumnya, yakni Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Monni (41), Hizkia Jorry Saroinsong (23), Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31), dan Fauzan Azima (25).

Seperti diketahui, saat hari kecelakaan pada Senin (29/10) pagi, pesawat Lion Air JT610 mengangkut 189 orang, terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin.

Pesawat Boeing 737-300 MAX 8 itu dipastikan jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat setelah dilaporkan hilang kontak pada pukul 06.33 WIB atau sekitar 13 usai lepas landas dari Bandara Soetta, Jakarta menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung. 


(CNNIndonesia)
Powered by Blogger.