Header Ads

Berlatih Mobil,Seorang Ibu Rumah Tangga Tabrak Bocah Hingga Meninggal

KAJEN - Seorang ibu rumah tangga,SS (46) warga Perum Villa Pisma Asri Desa Podo Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan diamankan Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan lantaran menabrak seorang anak kecil hingga meninggal dunia saat berlatih mengendari mobil di Lapangan Sepakbola Dukuh Pejambon Desa Ambokembang Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan,pada sekira pukul 11.00 Wib,Kamis (29/11/2018).

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas Iptu Akrom, S.Sos.I mengatakan kejadian bermula pada hari Kamis (29/11/2018) sekira pukul 11.00 Wib. Saat itu Tersangka sedang belajar mengemudikan Mobil dengan  didampingi oleh sang Suami.

Ketika Tersangka bersama Suami sedang belajar mengemudi di tengah lapangan,Suami Tersangka melihat ada kurang lebih 3 (tiga) orang anak MI yang diantaranya adalah Korban yaitu SHM (10) seorang Pelajar,warga Desa Ambokembang,berada disekitar lapangan. Ketika Mobil yang dikendarai Tersangka melaju pelan menghadap ke selatan,  kemudian Suami melihat Korban mengendarai sepeda BMX menuju ke tengah lapangan, setelah itu secara tiba-tiba terdengar suara seperti Mobil menabrak dan melindas sesuatu.

Mengetahui hal tersebut Tersangka menghentikan Mobil yang dikendarainya, setelah itu Suami Tersangka turun dari Mobil dan melihat Korban berikut sepeda BMX milik Korban berada di bawah (kolong) sebelah kiri Mobil yang dikendarai Tersangka dengan kondisi luka di bagian kepala dan bersimbah darah.

Mengetahui hal tersebut Suami Korban mengangkat tubuh Korban dan memasukkan kedalam Mobil kemudian membawa Korban ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, setelah beberapa saat mendapatkan penanganan medis nyawa Korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

“Saat ini Tersangka sedang menjalani pemeriksaan, Sedangkan untuk Mobil Daihatsu Xenia warna hitam dengan No.Pol G-8840-QB dan 1 (satu) unit sepeda BMX merk COMMANDO juga sudah diamankan petugas untuk barang bukti,” ucap Kasubbag Humas.

Atas perbuatannya tersebut, Tersangka bisa dijerat dengan tindak pidana yang sudah diatur dalam Pasa 359 KUHP tentang dugaan tindak pidana karena kesalahannya mengakibatkan meninggalnya seseorang yang ancaman hukumannya 5 tahun hukuman penjara.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.