Header Ads

Sonjo Deso,Warga Laporkan Babi Hutan Pada Bupati

KAJEN - Sekawanan babi hutan di wilayah Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan saat ini sedang meresahkan masyarakat, dikarenakan telah merusakkan lahan pertanian. " Kami  sering tidur di lahan pertanian untuk melindungi dari serangan babi hutan, oleh karena itu kami mohon solusi bapak Bupati " terang kepala desa Timbangsari Sabdo. Hal tersebut terungkap saat dialog  acara Sonjo Deso Bupati  Pekalongan  dengan masyarakat Kecamatan  Lebakbarang  baru baru ini (6/10)

Menanggapi hal itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi. mengajak para  organisasi Perbakin ( Persatuan  Penembak Indonesia ) untuk  datang ke lebakbarang  untuk membantu masyarakat  mengatasi masalah babi hutan ini. " Topografi wilayah kecamatan Lebakbarang ini dikelilingi oleh hutan sehingga sangat rentan diserang oleh hama babi hutan, oleh karena itu pihaknya mengajak Perbakin untuk " berwisata" Berburu babi hutan" terangnya.

Tentunya Pemkab Pekalongan  akan  memfasilitasinya disamping juga akan mencari alternatif alternatif untuk mencari solusi masalah serangan babi hutan ini.

Selanjutnya pada kesempatan pertemuan beberapa Kepala Desa setempat, terungkap keinginan warga terkait dengan peningkatan kualitas jalan tembus antara Kecamatan Petungkriyono dengan Kecamatan Lebakbarang dan Kecamatan Lebakbarang tembus ke Kecamatan Paninggaran..

Menanggapi permintaan warga tersebut Bupati Pekalongan  langsung melakukan survey khususnya di jalan tembus yang menghubungkan  antara  Lebakbarang Paninggaran. Untuk kemungkinan  dapat  diajukan pada anggaran penetapan tahun 2019 ." Saya meyakini dengan terhubungnya kedua jalan tersebut akan meningkatkan  ekomoni masyarakat setempat , oleh karena itu pihaknya sangat mendukung merealisasikannya" tandas Bupati.

Bersyukur elektrasi 100 persen

Pada kesempatan ini Bupati menyampaikan rasa syukurnya dikarenakan desa di Kabupaten Pekalongan elektrasinya sudah 100 persen atau sudah teraliri listrik semua. Hal ini berbeda saat dua tahun yang lalu elektrasinya hanya 80 persen saja.

Pencapaian ini atas kerjasama  Pemkab dengan PLN Purwokerto, PLN Pekalongan dan PLTMH yang berada di desa Bantarkulon Lebakbarang. Sehingga secara tidak langsung menambah semarak kehidupan masyarakat dan geliat pertumbuhan pembangunan mulai terlihat.

Selanjutnya Bupati memberikan  solusi  terhadap  lulusan sekolah menengah yang saat ada yang belum bekerja. Dengan mempersilahkan mereka mendaftar ke Balai Latihan Kerja untuk dibekali dengan ketrampilan bengkel, rias pengantin dan ketrampilan lain yang mendatangkan pendapatan. " Angka pengganguran terbuka kita 3,9 persen ini dibawah Propinsi Jateng yang mencapai 6 persen, kita akan berusaha mengecilkan angka pengguran terbuka ini dengan membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan mereka ketrampilan agar dapat membuka usaha sendiri.
Pada kesempatan sonjo deso ini diserahkan bantuan santunan kematian, bea siswa anak sekolah, bantuan modal usaha, serta bantuan dari Bazis kepada warga desa Timbangsari dan sekitarnya. serta peresmian penggunaan jembatan batuan dana rekon dari pusat.
Powered by Blogger.