Header Ads

Singapura Siap Kirim Dua Pesawat Bantuan Gempa Palu-Donggala

Singapura Siap Kirim Dua Pesawat Bantuan Gempa Palu-Donggala
Ilustrasi penanganan gempa Palu-Donggala. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta - Singapura siap mengirimkan bantuan kemanusiaan yang akan dikirim menggunakan dua pesawat militer C-130 untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Kementerian Luar Negeri Singapura menyatakan bahwa mereka siap mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, tenda, peralatan, dan sejumlah personel untuk membantu  Indonesia menanggulangi bencana tersebut.

"Pemerintah Singapura akan terus bekerja sama secara intensif dengan Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas yang diajukan Indonesia," demikian pernyataan Kemlu Singapura seperti dikutip The Straits Times, Selasa (2/10).


Setelah menyalurkan bantuan, pesawat militer tersebut akan dikerahkan membantu proses evakuasi korban yang masih terjebak di pusat bencana dan sulit dijangkau.

Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) juga telah mengerahkan dua petugasnya untuk berpartisipasi dalam tim penilaian dan tanggap darurat ASEAN selama 10 hari di Sulawesi. Misi tersebut dilakukan sejak 29 September lalu.

SCDF juga disebut siap mengirimkan tim terpisah untuk membantu otoritas Indonesia melakukan pencarian dan penyelamatan di lapangan.

Selain barang, Singapura melalui Palang Merah-nya juga berencana menggelontorkan dana awal bantuan sebesar US$100 ribu atau Rp1,5 miliar untuk korban gempa Palu-Donggala.


Sejauh ini, korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,4 skala Richter dan tsunami itu mencapai 1.234 orang, sementara sekitar 99 orang masih dinyatakan hilang. 

Menteri Koordinasi untuk bidak Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Wiranto, mengatakan transportasi udara menjadi salah satu bantuan yang saat ini dibutuhkan pemerintah karena sejumlah akses darat menuju lokasi pusat bencana masih lumpuh.

Hari ini di kantor presiden, Wiranto mengatakan sejumlah negara siap meminjamkan pesawat militer kepada pemerintah untuk menangani pascabencana di Palu dan Donggala.

Selain Singapura, Wiranto menyebut Malaysia, Korea Selatan, India, dan Amerika Serikat juga disebut akan meminjamkan pesawat militer untuk mempermudah penyaluran bantuan dan evakuasi korban. 

(CNNIndonesia)
Powered by Blogger.